Suara.com - Debut gemilang dipertontonkan Serge Gnabry saat memperkuat tim nasional Jerman menghadapi San Marino dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa Grup C, Jumat (11/11/2016) atau Sabtu dini hari WIB.
Gelandang berusia 21 tahun dari klub Werder Bremen ini menyumbang tiga dari delapan gol yang dicetak anak asuh Joachim Low ke gawang tim peringkat 201 dunia itu.
Terakhir kali pemain Jerman yang mencetak hattrick pada debut internasional, yakni dilakukan Dieter Muller pada semifinal Piala Eropa 1976 melawan Yugoslavia.
Luar biasanya lagi, Muller melakukannya sebagai pemain pengganti, menggantikan Herbert Wimmer di menit ke-79. Hattrick Muller tersebut sekaligus membuat Jerman melaju ke partai final menghadapi Cekoslowakia.
Sayangnya, Tim Panser yang kala itu diasuh Helmut Schon, harus menyerahkan trofi Piala Eropa kepada Cekoslowakia setelah kalah dalam drama adu penalti, 5-3, usai sebelumnya kedua tim bermain sama kuat 2-2 selama 120 menit pertandingan berlangsung.
"Sejujurnya, saya tidak menyangka bakal mencetak tiga gol pada debut saya--hal itu membuat saya sangat bangga," kata Gnabry dalam situs DFB usai pertandingan.
"Pelatih mengatakan kepada saya untuk bermain sesuai gaya saya dan menampilkan kepercayaan diri saya. Dua tahun terakhir merupakan masa yang sangat sulit buat saya," lanjutnya.
"Kesadaran diri tumbuh seiring dengan banyaknya pertandingan yang diikuti. Saya harus terus berkembang dan berharap situasi ini bisa berlanjut," pungkas Gnarby, jebolan akademi sepakbola Arsenal. (Soccerway)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar