Suara.com - Gelandang muda Persipura Jayapura, Muhammad Tahir, mengaku bangga bisa bermain bersama Boaz Solossa dan kawan-kawan. Bahkan, pemain berusia 23 tahun tersebut optimistis mampu bersaing di skuad inti di klub berjuluk Mutia Hitam itu.
Tahir mengaku dirinya bukanlah asli dari Papua. Meski begitu, ia mengaku nyaman berada di tengah-tengah tim besutan Alvredo Vera tersebut.
"Meski lahir di Papua, orangtua saya asli Makassar. Orangtua saya transmigran dari Makassar ke Papua," kata Tahir, usai menjalani sesi latihan tim Persipura di De Futsal, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2017).
Tahir merupakan pemain jebolan dari Persipura U-21. Sebagai pemain yang dipromosikan dari tim junior, Tahir mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Saya sempat beberapa kali masuk dalam 11 pemain utama di pertandingan ISC. Alhamdulillah, saya juga dipanggil untuk memperkuat PON Papua dan meraih perunggu," jelas Tahir.
"Baru di ISC ini masuk tim senior. Tentu ke depannya saya ingin bermain di tim utama dan masuk tim nasional," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan