Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bay/wsj]
BACA 10 DETIK
  • Prabowo klaim koalisi pemerintah sudah buktikan kinerja.
  • Prabowo sebut langkah pemerintah akan dicatat sejarah.
  • Prabowo soroti kekayaan RI yang mengalir ke luar negeri.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menilai koalisi partai politik yang menopang pemerintahannya telah menunjukkan kinerja menjelang genap dua tahun pemerintahan. Ia menyebut langkah-langkah besar yang diambil pemerintah mulai membuktikan manfaatnya kepada masyarakat.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menghadiri HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (18/9/2026).

“ Saya merasa bahagia bersama koalisi yang saya pimpin karena ternyata koalisi kita yang sedang megang tanggung jawab pemerintahan kita sebelum 2 tahun, tinggal berapa minggu lagi pas 2 tahun, kita telah buktikan kepada rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, sejumlah kebijakan pemerintah selama hampir dua tahun ke depan akan tercatat dalam sejarah karena dinilai memiliki arti besar bagi Indonesia.

“Langkah-langkah ini nanti dicatat dalam sejarah. Langkah-langkah yang sangat besar artinya bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Salah satu hal yang disoroti Prabowo adalah upaya pemerintah untuk mengambil kembali kekayaan Indonesia yang selama ini dinilai mengalir ke luar negeri.

Ia menilai Indonesia telah kehilangan kekayaan dalam jumlah besar akibat sistem ekonomi yang berjalan selama puluhan tahun.

“Sekian puluh tahun kekayaan kita diambil ke luar negeri. Kita telah kehilangan triliunan, lebih 15 triliun uang kita keluar,” kata Prabowo.

Menurut dia, kondisi tersebut terjadi karena sistem ekonomi yang berlaku dinilai tidak sesuai dengan kehendak dan cita-cita para pendiri bangsa.

Prabowo mengatakan pemerintah saat ini berupaya mengubah kondisi tersebut dengan mengambil langkah-langkah yang menurutnya lebih sesuai dengan kepentingan nasional.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com