Suara.com - Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) di bawah pimpinan Edy Rahmayadi mengundang secara khusus mantan kapten timnas dari berbagai era untuk menghadiri Kongres PSSI di Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/1/2016).
Mantan kapten timnas Merah Putih yang diundang di antaranya adalah Hery Kiswanto, Ricky Yakobi, Fakhri Husaini, Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Ponaryo Astaman, Firman Utina hingga Bambang Pamungkas.
Mantan kapten timnas ini sesuai dengan jadwal yang ada akan melakukan parade di sela pelaksanaan kongres yang salah satu agendanya adalah penentuan nama pelatih yang bakal menjadi arsitek timnas senior, U-23, U-19 dan U-16.
Adanya undangan khusus ini ternyata disambut dengan baik oleh mantan kapten timnas di antaranya Fakhri Husaini yang merupakan kapten timnas diera 90-an. Pria yang pernah menukangi timnas Indonesia U-19 mengaku akan menghadiri undangan PSSI tersebut.
"Alhamdulillah, Insya Allah saya hadir di acara tersebut. Kami tentu senang dengan perhatian PSSI dan gembira bisa kumpul lagi dgn teman-teman eks pemain," kata Fakhri Husaini seperti yang dilansir laman resmi PSSI.
Pria yang pernah menukangi Bontang FC ini berharap dengan kongres di Bandung ini benar-benar menjadi momentum kebangkitan sepak bola Indonesia. Apalagi PSSI saat ini dikendalikan oleh kepengurusan baru. Prestasi sepak bola Indonesia sangat ditunggu-tunggu kehadirannya.
Bukan hanya Fakhri, Kurniawan Dwi Yulianto juga tidak kalah dalam mengapresiasi undangan induk organisasi sepak bola Indonesia itu. Suksesor Fakhri di timnas ini mengaku juga akan menghadiri undangan PSSI.
Pria yang akrab dipanggil Kurus ini menilai, undangan dari PSSI dinilai sebagai sebuah penghargaan dan perhatian dari induk organisasi sepak bola Indonesia untuk mantan pemain.
"Saya berharap dengan kepengurusan yang baru benar-benar bisa membangun sepak bola Indonesia yang kuat untuk segala bidang. Bukan hanya bagus di satu titik saja, tetapi berharap menyeluruh. Baik itu timnasnya untuk semua kategori, pembinaan usia dini yang berjenjang, kompetisinya juga harus bagus," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman
-
Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan