- Komdis PSSI mengumumkan sanksi bagi klub dan pemain pada 18 September 2026 akibat berbagai pelanggaran pertandingan.
- Persija Jakarta menerima total denda Rp180 juta serta larangan menjadi tuan rumah di tiga wilayah dalam dua laga.
- Sejumlah klub lain seperti Bali United, PSS Sleman, hingga PSIM Yogyakarta turut dijatuhi denda akibat pelanggaran suporter dan ofisial.
Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sejumlah sanksi kepada klub dan pemain dalam kompetisi BRI Super League 2026/2027 serta Pegadaian Championship 2026/2027.
Dalam hasil sidang yang diumumkan PSSI pada 18 September 2026, Persija Jakarta menjadi salah satu klub yang mendapat sanksi paling berat menyusul berbagai pelanggaran dalam pertandingan melawan Persib Bandung.
Persija menghadapi Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 12 September 2026.
Dalam laga tersebut, Komdis PSSI mencatat beberapa pelanggaran yang dilakukan suporter maupun pihak klub. Pelanggaran pertama terjadi pada menit ke-39.
Oknum suporter Persija Jakarta di Tribun Barat tercatat melempar empat botol air minum kemasan ke arah pemain Persib Bandung, meski tidak ada yang mengenai pemain.
Atas pelanggaran tersebut, Persija dijatuhi denda Rp30 juta.
Pelanggaran berikutnya terjadi pada menit ke-90+3. Tiga flare dinyalakan di Tribun Utara, sementara satu petasan dilempar dari Tribun Barat oleh suporter Persija Jakarta.
Komdis PSSI menjatuhkan denda tambahan sebesar Rp60 juta atas insiden tersebut.
Persija juga dikenai sanksi karena persoalan akses area pertandingan.
Setelah laga berakhir, terdapat banyak personel yang tidak menggunakan ID Card di area FOP dan di depan ruang ganti Persija.
Pelanggaran tersebut membuat Persija kembali dijatuhi denda Rp50 juta.
Namun, sanksi paling berat datang kepada Panitia Pelaksana Pertandingan Persija Jakarta.
Komdis PSSI mencatat sebelum hari pertandingan terjadi penyalaan kembang api di area hotel tempat Persib Bandung menginap yang dilakukan oleh sekelompok orang.
Selain itu, terdapat beberapa peristiwa kerusuhan yang berkaitan dengan pertandingan Persija melawan Persib.
Akibat pelanggaran tersebut, Panitia Pelaksana Pertandingan Persija Jakarta dilarang menyelenggarakan pertandingan sebagai tuan rumah di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sebanyak dua pertandingan.