Suara.com - Kapten PSM Makassar Rizky Pellu mengakui persaingan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017 akan jauh lebih ketat sehingga tim harus lebih fokus menjaga peluang untuk menjadi yang terbaik.
Saat dikonfirmasi dari Makassar, Jumat, Rizky Pellu menyatakan setiap tim memang serius mempersiapkan diri termasuk dengan merombak komposisi pemain untuk bisa tampil maksimal di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air tersebut.
"Saya pikir persaingan akan jauh lebih ketat di setiap pertandingan ISL musim ini. Apalagi kita tahu semua tim tentu sudah melakukan persiapan yang maksimal untuk berlaga di kompetisi nanti," katanya.
Melihat potensi atau ancaman itu, dirinya hanya berharap agar setiap pemain termasuk dirinya untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbainya dalam setiap pertandingan.
Setiap pemain juga harus mampu bekerja lebih keras agar bisa memberikan kontribusi nyata dalam setiap pertandingan. Ini juga tentu menjadi tanggung jawa seluruh tim untuk bisa terus menjaga atmosfer sepanjang kompetisi.
"Setiap tim peserta ISL tentunya punya target untuk lebih baik sehingga fokus mempersiapkan diri semakin maksimal. Saya sendiri akan lebih berusaha untuk mengeluarkan kemampuan terbaik saya disetiap pertandingan," ujar pemain asal Tulehu, Maluku tersebut.
Sementara itu, Media Officer PSM Ramli Manong menyatakan Pelatih Kepala PSM Robert Rene Alberts telah memutuskan mengumpulkan para pemain lebih awal dalam latihan pasca liburan sebagai persiapan menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017.
Pelatih asal Belanda itu, kata dia, sudah menghubungi manajemen untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk persiapan latihan perdana dari awalnya 20 Januari dimajukan ke 16 Januari 2017.
Ia menjelaskan, Pelatih yang kini berada di Malaysia itu memang sengaja mengumpulkan pemain lebih cepat karena ingin memiliki waktu lebih banyak sebelum berangkat melakukan pemusatan latihan di Bali, 23 Januari 2017.
"Robert Alberts ingin agar semua pemain menjalani latihan ringan dulu selama beberapa hari di Makassar sebelum melaksanakan TC di Bali. Kami minta seluruh pemain sudah masuk pada 15 Januari ini," sebutnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan