Suara.com - Piala Presiden 2017 dalam waktu dekat akan digulirkan. 4 Februari mendatang, laga pembuka turnamen pemanasan itu bakal berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Sebanyak 20 tim akan berlaga dalam turnamen yang digelar di lima kota. Jelang berlangsungnya Piala Presiden, PSSI pun terus menggodok kerangka acara, termasuk perihal match fee para peserta.
Ditemui usai rapat di Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017), Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono memastikan match fee bagi para peserta. Lelaki yang akrab disapa Jokdri menyebut match fee sebesar Rp125 juta bagi pemenang pertandingan, Rp100 untuk hasil imbang dan Rp75 juta bagi tim yang kalah dalam laga.
"Kalau seri mendapatkan uang Rp100 juta dan kalah mendapatkan Rp75 juta yang menang Rp125 juta," kata Jokdri.
Jokdri menambahkan jika PSSI juga telah menyiapkan uang bagi tim tuar rumah sebesar Rp500 hingga Rp800 juta.
Laga pembuka Piala Presiden akan mempertemukan PSS Sleman dan Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo pada 4 Februari mendatang. Beberapa percobaan regulasi akan diterapkan oleh PSSI sebelum bergulirnya kompetisi 2017.
Berita Terkait
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan