Suara.com - Pelatih Kepala PSM Makassar Robert Rene Alberts tetap bersyukur meski dikalahkan Persela Lamongan dengan skor 1-2 dalam lanjutan Piala Presiden Grup 3 di Stadion Si Jalak Harupat, Jawa Barat, Minggu.
"Saya memang tidak fokus melihat hasil pertandingannya. Yang paling penting pemain kita tidak ada yang mengalami cedera (dalam pertandingan tersebut)," kata Pelatih PSM Robert Rene Alberts, saat dikonfirmasi dari Makassar, usai pertandingan.
Ia menjelaskan pihaknya sudah melaksanakan dua kali pertandingan dan semuanya memang berakhir dengan kegagalan meraih poin. Kondisi itupun membuat pihaknya harus rela angkat koper lebih awal dari turnamen pra musim tersebut.
Namun demikian, dirinya juga mengaku tidak begitu mempersoalkan hasil yang diraihnya di turnamen yang diikuti 20 tim tersebut. Sebab tujuan utama tim pelatih yakni memberikan kesempatan bagi seluruh pemain untuk tampil menghadapi lawan yang seimbang.
Terkait penampilan kedua tim, pelatih asal Belanda itu juga mengaku jika pertandingan berada di tingkat yang lebih rendah. Kedua tim juga masih banyak mengalami kesalahan karena dipaksa bermain maksimal selama tiga minggu pra musim.
"Intinya hasil ini tidak terlalu penting. Kita sudah menjalani dua pertandingan dan tidak ada pemain yang mengalami cedera," ujarnya.
Sebelum berangkat ke Bandung jelang laga, Pelatih asal Belanda itu sudah menegaskan tidak menargetkan kemenangan saat menghadapi Persela Lamongan pada pertandingan tersebut.
Menurut dia tim pelatih pada pertandingan tersebut lebih memfokuskan untuk memberikan kesempatan bagi setiap pemain untuk bisa menampilkan kemampuan terbaiknya.
Adapun hasilnya apakah akan meraih kemenangan atau justru harus kembali mengalami kekalahan, tidak menjadi fokus utama bagi pelatih asal Belanda tersebut.
Apalagi turnamen ini memang hanya dijadikan sebagai ajang pra musim sebelum berlaga di kompetisi sebenarnya yakni Liga 1 yang baru akan bergulir pada 26 Maret 2017.
Selain itu, dirinya juga berharap agar setiap pemain bisa keluar dari pertandingan tanpa mengalami cedera. Sebab jika terjadi justru akan memberikan kerugian yang begitu besar pada tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan