Suara.com - Pemain naturalisasi Raphael Maitimo dan Arthur Irawan hingga kini belum bergabung bersama para pemain PSN Makassar lainnya yang tengah fokus menjalankan agenda pemusatan latihan di Bali yang digelar sejak 24 Februari 2017.
Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina menyatakan bahwa mereka belum mendapatkan konfirmasi terkait alasan keduanya yang sampai saat ini belum bergabung dalam agenda Training Centre (TC) tersebut.
"Belum ada (kedua pemain) di Bali. Pelatih Robert Alberts juga belum menjelaskan kondisi terakhir keduanya," kata Andi di Makassar, Minggu (26/2/2017).
Sulitnya manajemen memberikan penjelasan kepada media terhadap status dan kondisi keduanya semakin membuat kabar kemungkinan tidak bergabungnya kedua pemain dalam tim "Juku Eja" semakin kencang.
Khusus Maitimo, diakui sedang sakit sehingga tidak diikutkan dalam rombongan ke Bali beberapa waktu lalu.
"Tidak ada kabar terbaru soal keduanya. Kami juga terus fokus menjalankan seluruh program yang telah disusun termasuk menggelar latihan game untuk menguji pertahanan dan penyerangan tim,"jelasnya.
Sementara itu, pihaknya juga masih menunggu kedatangan penyerang Brasil naturaliasai Australia yakni Reinaldo Elias da Costa saat tim "Juku Eja" menggelar pemusatan latihan..
"Berdasarkan informasi, hanya satu pemain yang masih ditunggu bergabung yakni Reinaldo. Tim pelatih juga meminta pemain yang bersangkutan untuk bisa bergabung selama PSM menjalani pemusatan latihan di Bali," ujarnya.
Mengenai masih adanya empat pemain seleksi yang ikut bersama tim PSM dan berpeluang dicoret jika tidak mampu membuktikan kualitasnya, dirinya mengaku jika tim pelatih sejauh ini masih belum menyiapkan pemain cadangan untuk megantisipasi kemungkinan pencoretan.
PSM Makassar juga tetap berharap empat pemain yang mash berstatus seleksi seperti Arthur Irawan serta Romario, Syavei, dan Nur Hidayat yang merupakan skuat tim U-21, tetap bisa membuktikan punya kemampuan seperti yang diharapkan tim pelatih.
"Kami masih akan melihat perkembangan kedepan.Namun peluang keempat pemain itu tentunya masih terbuka lebar untuk dikontrak dan bergabung bersama tim di Liga 1 2017," katanya.(Antara)
Berita Terkait
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Bos Persik Tolak Mentah-mentah Eks Persib Gabung Persija Jakarta
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia