Suara.com - Bek Inggris Gary Cahill menyesali kekalahan skuatnya atas Jerman. Ia merasa Inggris seharusnya dapat mengalahkan Jerman namun mereka kurang tajam dalam penyelesaian akhir saat menyerang.
Pada laga di Signal Iduna Park, Dortmund, Kamis (23/3/2017) dini hari WIB, INggris kalah tipis 0-1 dari Jerman. Gol penentu kemenangan Jerman dicetak oleh Lukas Podolski yang melakoni laga terakhirnya dalam karir internasionalnya
Dalam laga persahabatan tersebut Inggris sempat menekan lebih dulu di babak pertama. Namun peluang Adam Lallana hanya membentur tiang gawang dan Dele Alli juga gagal mencetak gol meski sudah satu lawan satu dengan kiper Marc Andre Ter Stegen.
Dan Cahill pun merasa skuatnya tidak cukup untuk dapat memastikan hasil lebih baik. "Jika Anda melihat peluang, Kami memiliki yang lebih baik, sesederhana itu," ungkapnya seperti dilansir ITV.
"Saya pikir kami harus melihat kembali dan merenungkan itu, Seandainya kami mengambil peluang kami, kami memenangi pertandingan itu. Ini kurva pembelajaran bagi kita tetapi jika kita sedikit lebih klinis di depan gawang," ujarnya
"Saya pikir kami bermain lebih baik, khususnya di babak pertama, kami menguasai pertandingan dengan sangat baik. Tapi mereka dapat mengambil peluang mereka," tukas Cahill. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Inggris Susah Payah Imbangi Jerman, Performa Jack Grealish Disorot Gareth Southgate
-
Jerman 1-1 Inggris, Hansi Flick: Kami Pantas Dapat Hasil Lebih
-
Hasil Jerman vs Inggris di UEFA Nations League: Harry Kane Selamatkan The Three Lions dari Kekalahan
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2022 dan 4 Berita Bola Terkini
-
Hadapi Inggris, Hansi Flick Pastikan Jerman Siap Tempur
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol