Suara.com - Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menjelaskan bahwa setiap klub peserta di Liga 1 boleh mendatangkan lebih dari satu pemain berlebel bintang (marquee). Asalkan syarat pemain tersebut terpenuhi.
Edy menjelaskan pemain marquee harus sudah pernah bermain di Piala Dunia atau sedang atau pernah berlaga di liga-liga top Eropa.
"Kalau pemain marquee boleh saja lebih dari satu. Lima saja boleh," kata Edy Rahmayadi di Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2017).
Pemain marquee tidak mempengaruhi regulasi pemain asing yang diterapkan oleh PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1. Regulasi tersebut yaitu 2+1, artinya dua pemain asing bebas dan satu wajib dari Asia.
Edy berharap dengan adanya regulasi marquee player diharapkan bisa membangkitkan motivasi pemain-pemain Indonesia dalam bermain sepak bola.
"Gunanya didatangkan itu supaya bisa membangkitkan motivasi. Anak-anak kita bisa mencontoh permainan dari mereka," tambah Edy.
Seperti diketahui, Liga 1 akan mulai bergulir pada 15 April 2017 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Laga antara tuan rumah Persib Bandung akan menghadapi Arema FC di partai pembuka.
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
-
Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset