Suara.com - Persib Bandung berikan bonus berupa plakat beserta uang "kadedeuh" (kasih sayang) kepada tujuh legenda hidup Persib. Penghargaan ini sebagai apresiasi atas kontribusi mereka membawa gelar juara di era perserikatan dan liga Indonesia pertama.
Ketujuh pemain tersebut antara lain, Indra Thohir, Dedi Sutendi, Eeng Hermawan, Ajat Sudrajat, Kosasih Baheramsya, Sobur, dan Adeng Hudaya.
Penghargaan tersebut diberikan langsung Manajer Persib, Umuh Muchtar, Minggu (2/4/2017). Hadir pula dalam acara penghargaan ini beberapa pemain Maung Bandung, seperti Atep dan Kim Jefry Kurniawan.
"Kita akan memberikan kadeudeuh, penghargaan, kalau tanpa beliau belum tentu Persib begini," kata Umuh kepada ribuan Bobotoh--fans Persib--di halaman Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Minggu.
"Selain penghargaan pada pemain legenda, Persib juga akan memberikan masing-masing dua bola kepada 36 klub binaan Persib. Jadi totalnya 72 bola," lanjut Umuh.
Penghargaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara launching tim yang akan dilaksanakan pada, Minggu malam, di Stadion Siliwangi.
Persib akan memperkenalkan 25 nama yang akan memperkuat tim di kompetisi resmi Liga 1 Indonesia.
Sebelum puncak acara, rangkaian acara diawali dengan jalan santai dari Stadion Siliwangi dengan menempuh jarak 2,6 kilometer dan kembali ke Stadion Siliwangi.
Selain itu, di sekitar lokasi disediakan panggung hiburan serta tenda-tenda dari sponsor untuk menghibur para Bobotoh. (Antara)
Baca Juga: Hadapi PSM, Persipura Tiba Lebih Awal
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan