Suara.com - Harga tiket kelas ekonomi untuk pertandingan kandang Arema FC pada musim kompetisi Liga 1 2017 naik sebesar Rp5 ribu, dari Rp35 ribu pada musim sebelumnya menjadi Rp40 ribu.
Media Officer Arema Sudarmaji di Malang, Jawa Timur, Rabu, mengakui adanya rencana kenaikan harga tiket tersebut, namun masih dibahas oleh manajemen. "Manajemen sudah melakukan survei dan kajian mendalam terkait kenaikan harga tiket ini," kata Sudarmaji.
Ia mengemukakan kenaikan harga tiket ekonomi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tim. Dan, kenaikan harga tiket tersebut hanya berlaku untuk kelas ekonomi, sedangkan VIP dan VVIP tetap, yakni Rp100 ribu dan Rp150 ribu.
Menurut dia, manajemen memang harus mengkaji ulang tentang kebutuhan klub, apalagi saat sudah memutuskan untuk mendatangkan pemain mega bintang (marquee player). Oleh karena itu, harus ada penyesuaian demi memenuhi kebutuhan tim yang semakin besar.
Kenaikan harga tiket itu mulai berlaku sejak pertandingan kandang pertama Singo Edan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang saat menjamu Bhayangkara FC, Minggu (23/4).
Menyinggung laga perdana menjamu Bhayangkara FC, Sudarmaji mengatakan Panpel Arema sudah melakukan beberapa persiapan, sebab diperkirakan akan ada lonjakan jumlah penonton yang ingin menyaksikan permainan pemain yang baru didatangkan, yakni Juan Pablo Pino.
Pada kompetisi sebelumnya, lanjut Sudarmaji, sudah ada prosedur tetap dan khusus yang harus dijalankan, sehingga Panpel Arema tidak kesulitasn dan siap menggelar pertandingan.
Sementara itu, rencana kenaikan harga tiket ekonomi laga kandang Arema tersebut mulai disosialisasikan. Beberapa perwakilan korwil Aremania diundang dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Arema FC tersebut.
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Media Officer Sudarmaji dan Ketua Panpel Abdul Haris memaparkan alasan kenaikan tiket itu.
Menanggapi rencana kenaikan harga tiket ekonomi tersebut, Aremania Korwil Dinoyo Suwandi mengaku tidak masalah, namun akan lebih baik jika kenaikan tiket itu hanya berlaku untuk pertandingan berkategori "big match" , seperti saat menjamu Persib Bandung atau klub-klub besar lainnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan