Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, mengakui tidak adanya Sandi Darma Sute membuat lini tengah Macan Kemayoran tidak berkembang maksimal saat laga melawan Madura United (MU) di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (4/5/2017).
Muhammad Hargianto yang diplot menggantikan posisi Sandi Sute belum bisa memberikan penampilan terbaiknya.
Teco menyebutkan tidak maksimalnya penampilan Hargianto lantaran sang pemain sibuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-22. Oleh karenanya, mantan pemain Bhayangkara FC masih belum menyatu bersama tim.
Sebagaimana diketahui, Hargianto memang baru bergabung bersama Persija pada awal musim Liga 1.
"Dia kurang latihan dengan kami tapi dia latihan sama timnas terus. Dia harus menyatu bersama kami. Tapi saya pikir dia bagus, abis dari timnas dia pasti latihan juga dan kembali ke kami punya perkembangan," kata Teco dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Persija kalah dari Madura United dengan skor tipis 0-1. Gol kemenangan skuat berjuluk Sape Kerrap itu dicetak oleh Peter Odemwingie pada menit ke-69.
Ini merupakan kekalahan kedua beruntun Persija setelah sebelumnya kalah dari PSM Makassar dengan skor yang serupa. Oleh karenanya, Teco sudah menyiapkan bahan evaluasi untuk menatap pertandingan berikutnya.
"Kita harus latihan crossing, finishing, dan shooting. Di latihan bagus pasti di pertandingan akan muncul permainannya. Shooting tadi bagus tapi kita kurang beruntung. Ini sepak bola. Kita harus bekerja agar lebih bagus ke depan," ujarnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan