Suara.com - Torino gagal membawa pulang kemenangan dari kandang tim sekota Juventus pada Sabtu, ketika Gonzalo Higuain mencetak gol menjelang pertandingan usai untuk mengamankan hasil imbang 1-1 bagi sang pemuncak klasemen Liga Italia.
Bagaimanapun, Torino sukses mengakhiri laju 33 kemenangan kandang beruntun di liga milik Juventus dan menggagalkan peluang mereka untuk memastikan raihan gelar pada akhir pekan ini.
Adem Ljajic membawa Torino memimpin pada menit ke-52 melalui tendangan bebasnya, namun tim itu harus kehilangan seorang pemain ketika Afriyie Acquah diusir keluar lapangan lima menit kemudian akibat telah menerima dua kartu kuning.
Torino nyaris membawa pulang kemenangan pertama di kandang Juventus dalam rentang 22 tahun sampai Higuain, yang tampil sebagai pemain pengganti, mendapatkan bola di tepi kotak penalti dan menaklukkan kiper Joe Hart dengan tembakan akurat ke sudut kiri bawah gawang.
Juventus mengoleksi 85 angka, unggul delapan angka atas Napoli dengan tiga pertandingan tersisa untuk dimainkan. AS Roma, yang akan mengunjungi markas AC Milan pada Minggu, tertinggal dua angka di peringkat ketiga.
Pelatih Torino Sinisa Mihajlovic juga diusir ke tribun ketika ia berlari menuju lapangan untuk mendebat wasit perihal dikeluarkannya Acquah.
Gelandang Ghana itu mendapat kartu kuning akibat pelanggarannya terhadap Pailo Dybala pada babak pertama, dan tayangan ulang memperlihatkan bahwa ia meraih bola ketika ia kembali mendapat kartu kuning saat menekel Mario Mandzukic.
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengistirahatkan sejumlah pemain kunci menjelang pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions melawan AS Monaco, yang mencakup Gianluigi Buffon, Miralem Pjanic, dan Higuain.
Medhi Benatia menanduk bola yang membentur mistar gawang pada fase awal pertandingan untuk Juventus, sedangkan Joe Hart melakukan penyelamatan terhadap ancaman yang dilakukan Stephan Lichsteiner dan kemudian memblok tembakan Dybala dengan dadanya, setelah pemain Argentina itu bergerak cepat menembus pertahanan Torino.
Torino membuka keunggulan pada menit ke-52 ketika Ljajic mengirimkan tendangan bebas sempurna melewati dinding pemain dan menuju sisi bawah mistar gawang, sehingga Norberto Neto tidak mampu berbuat banyak.
Meski Acquah diusir keluar lapangan, Hart hanya melakukan satu penyelamatan sulit, dari peluang milik Leonardo Bonucci dari jarak dekat, sampai Higuain membukukan gol ke-24nya musim ini.
Pada pertandingan yang dimainkan sebelumnya, Dries Mertens merayakan ulang tahun ke-30nya dengan mengemas dua gol untuk Napoli, yang membuat dirinya telah mengoleksi 30 gol di semua kompetisi musim ini.
Lorenzo Insigne mencetak gol ketiga dan Diego Farias membalas untuk Cagliari. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Siapa Jean Mota? Gelandang Incaran Persija yang Pernah Main Bareng Messi dan Suarez
-
Rumor Panas! Mantan Rekan Lionel Messi Gabung Persija Jakarta?
-
Maaf, Pintu Tertutup untuk Ragnar Oratmangoen
-
Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Ancam Hengkang dari Al Nassr di Akhir Musim
-
Detail Sanksi untuk BTN Timnas Indonesia Sumardji dari FIFA
-
Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
-
Duit Jadi Magnet Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League Musim Ini
-
Bukan Sekadar Pelapis, Mauro Zijlstra Jadi Fondasi Kekuatan Baru Persija Jakarta di Super League