-
FIFA menghukum Sumardji larangan 20 pertandingan akibat menyerang wasit Ma Ning secara fisik.
-
Manajer Timnas Indonesia tersebut didenda Rp324 juta karena terbukti mendorong wasit hingga jatuh.
-
Hukuman dijatuhkan setelah Sumardji tidak membantah bukti video penyerangan di laga melawan Irak.
Suara.com - Keputusan sangat pahit baru saja datang dari induk organisasi sepak bola dunia FIFA terhadap petinggi Timnas Indonesia
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, kini diberi sanksi tidak diperbolehkan berada di pinggir lapangan dalam waktu lama.
FIFA secara resmi telah mengetok palu hukuman yang sangat masif bagi pria yang juga menjabat manajer tim tersebut.
Total 20 pertandingan internasional menjadi durasi larangan bagi Sumardji untuk mendampingi skuat Garuda bertanding.
Sanksi ini adalah buntut dari kericuhan yang melibatkan dirinya dengan sang pengadil lapangan di babak kualifikasi.
Semua bermula saat tensi pertandingan antara Indonesia melawan Irak meningkat tajam pada medio Oktober lalu.
Laga yang berlangsung pada 11 Oktober 2025 tersebut berakhir dengan kekalahan tipis tuan rumah 0-1.
Namun, drama sesungguhnya justru pecah sesaat setelah peluit panjang tanda berakhirnya laga ditiupkan oleh wasit.
Berdasarkan investigasi mendalam, Sumardji melakukan tindakan fisik yang dinilai sangat agresif terhadap wasit Ma Ning.
Baca Juga: Punya 21 Caps Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 12,17 Miliar Cetak Gol Bantai Klub Filipina
Wasit asal China tersebut menjadi sasaran kekecewaan hingga mengalami kontak fisik yang cukup membahayakan keselamatannya.
Komite Disiplin FIFA mendapatkan bukti kuat bahwa sang manajer melakukan penyerangan dari arah yang tidak terlihat.
Akibat dorongan yang sangat kuat dari belakang, Ma Ning dikabarkan terjatuh hingga kehilangan keseimbangan di lapangan.
Situasi panas tersebut baru bisa diredam setelah para pemain Timnas Indonesia turun tangan memisahkan keduanya.
"Dalam konteks ini, Komite mengamati dari bukti yang telah disebutkan di atas bahwa setelah pertandingan, Tergugat (Sumardji) menyerang wasit, dengan menerjangnya dari belakang dan mendorongnya secara agresif dan kasar hingga terlentang, membuatnya kehilangan keseimbangan selama beberapa meter," tulis laporan Komite Disiplin FIFA.
Tindakan spontan namun berbahaya tersebut langsung diganjar kartu merah oleh sang wasit di lokasi kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus