Suara.com - Mantan pelatih tim nasional Inggris dan Rusia, Fabio Capello, menandatangani kontrak kerja selama 18 bulan bersama klub Jiangsu Suning dengan nilai 10 juta Euro per tahun.
"Jiangsu Suning secara resmi menandatangani kontrak dengan Fabio Capello. Capello akan menangani klub di semua pertandingan sebagai pelatih kepala mulai hari ini," demikian pengumuman klub Jiangsu Suning sebagaimana dikutip China Daily di Beijing, Senin.
Pelatih yang pernah memboyong AC Milan ke Indonesia itu dianggap mampu membawa kemajuan prestasi dan memberikan program pelatihan pemain-pemain junior sesuai dengan agenda yang ditetapkan oleh klub anggota Liga Super Cina (CSL) tersebut.
Capello mengajak serta beberapa orang yang familiar dengannya sebagai asisten, seperti Gianluca Zambrotta dan mantan manajer AC Milan Christian Brocchi.
Mantan pelatih Real Madrid, AC Milan, dan Juventus itu mengunjungi pemusatan latihan klub Jiangsu, Minggu (11/6) pagi, untuk menginspeksi latihan para pemain.
Capello merupakan pelatih berkebangsaan Italia ketiga yang berlabuh di China setelah Marcello Lippi dan Fabio Cannavaro.
Lippi menjadi pelatih tim nasional Cina setelah sukses mengantarkan Guangzhou Evergrande juara tiga kali CSL dan sekali menjadi juara Liga Champions Asia dalam tiga tahun.
Cannavaro bersama Tianjin Quanjian yang posisinya terus menanjak hingga peringkat keenam dengan perolehan 19 angka atau selisih 12 angka di bawah pemuncak klasemen sementara Guangzhou Evergrande.
Jiangsu akan menatap kepemimpinan pelatih baru setelah pelatih asal Korea Selatan Choi Yong-Soo mengundurkan diri pada pekan lalu.
Capello punya catatan yang membanggakan selama berkarier di Serie A Italia, La Liga Spanyol, dan Liga Champions, meskipun pelatih berusia 70 tahun itu dipecat sebagai pelatih timnas Rusia pada dua tahun yang lalu.
Jiangsu saat ini telah berjuang mati-matian agar terhindar dari degradasi CSL dan disingkirkan Shanghai SIPG dari babak "hidup-mati" Liga Champions Asia.
Jiangsu menduduki peringkat ke-15 klasemen sementara CSL dalam 12 pertandingan atau kedua dari bawah zona degradasi.
Di bawah kepemimpinan Choi, Jiangsu tercatat tiga kali berada di peringkat kedua CSL 2016, CFA Cup, dann CFA Super Cup 2017.
Hingga menjelang separuh musim, empat klub CSL mengalami pergantian pelatih sejak Mei, termasuk Jaime Pacheco di Tianjin Teda, Lee Jang-Soo (Changchun Yatai), Li Bin (Guizhou Hengfeng Zhicheng), dan Choi (Jiangsu).
CSL merupakan liga sepak bola yang menarik perhatian dunia karena ada beberapa pelatih terkemuka, seperti Felipe Scolari di Guangzhou Evergrande, Manuel Luis Pellegrini (Hebei China Fortune), Felix Magath (Shandong Luneng), dan Villas Boas (Shanghai SIPG). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris