Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis jadwal mulai bergulirnya Liga 1 U-19 2017 yakni pada 8 Juli mendatang. Tidak hanya itu, PT LIB juga telah membagi 18 tim peserta ke dalam tiga grup yang masing- masing diisi oleh enam tim.
COO PT LIB, Tigor Shalomboboy mengatakan, pembagian grup tersebut berdasarkan aspek daerah asal masing-masing klub. Oleh karena itu, di Grup 1 akan ada dua tim yang dikenal mempunyai perseteruan abadi, yakni Persija Jakarta dan Persib Bandung.
"Pembagian grup Liga U-19 sama seperti tahun kemarin, dan dari 18 klub kita bagi menjadi tiga grup yang di mana masing-masing terdiri dari enam tim," kata Tigor, usai menggelar Manager Meeting di Hotel The Park Lane, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2017).
Untuk format pertandingan sendiri, menurut Tigor, Grup 1 dan Grup 2 akan bermain dengan sistem kandang-tandang, sementara untuk Grup 3 berformat home tournament.
Berdasarkan pembagian grup tersebut, Grup 3 merupakan tim-tim yang berada di Indonesia bagian timur. Oleh karenanya, PT LIB akan mengadakan bidding untuk menentukan siapa yang bakal menjadi tuan rumah.
"Nanti kami buka bidding. Sejauh ini Persiba Balikpapan mengajukan. Cuma kami tunggu dulu proposalnya," tambahnya.
Nantinya, dua tim teratas masing-masing grup, serta dua dari peringkat ketiga terbaik bakal melaju ke babak 18 besar.
"Final bakal digelar 29 Oktober. Semoga Liga U-19 ini bisa berkualitas dan menghasilkan bibit-bibit pemain yang bermanfaat untuk timnas. Nantinya juga di daftar susunan pemain ada 11 pemain utama dan tujuh cadangan. Liga U-19 juga cuma membolehkan tiga pergantian pemain," jelasnya.
Berikut pembagian grup Liga 1 U-19 tahun 2017:
Grup 1: Semen padang, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persib Bandung, PS TNI, Bhayangkara FC
Grup 2: Persela Lamongan, Madura Unied, Arema FC, Gresik United, Bali United, Barito Putra
Grup 3: Borneo FC, Mitra Kukar, Persiba, PSM, Perseru, Persipura
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda