Suara.com - Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pemain dan tim. Salah satunya adalah penyerang Bali United Irfan Bachdim.
Dikutip dari laman resmi PSSI, Jakarta, berdasarkan hasil sidang, Rabu (26/7/2017), Irfan Bachdim dihukum dua kali larangan bermain dan denda Rp10 juta karena mendorong Douglas Ricardo Packer pada pertandingan Bali United melawan Barito Putra.
Douglas Ricardo sendiri tidak lepas dari sanksi dan dikenai denda sebesar Rp10 juta karena terbukti melakukan tindakan tidak sportif dengan melakukan pelanggaran keras terhadap Irfan Bachdim.
Sementara itu tim Liga 2, Persifa Fak-fak mendapatkan sanksi keras. Yaitu wajib mengembalikan seluruh subsidi yang diterima dari PT Liga Indonesia Baru. Selanjutnya, akan turun ke divisi lebih rendah pada musim kompetisi tahun 2018 karena memutuskan mundur dari Liga 2.
Selain tiga keputusan tersebut, Komdis PSSI juga mengeluarkan 19 sanksi lainnya, termasuk denda kepada Persib Bandung sebesar Rp120 juta karena suporternya terbukti melakukan pelemparan botol dalam pertandingan Persib Bandung versus Persela Lamongan. Komdis PSSI menganggap pendukung Persib sudah melakukan pelanggaran secara berulang.
Berikut daftar keputusan yang diambil oleh Komdis PSSI dalam sidang yang diadakan pada hari Rabu (26/7).
1. Pemain Persegres Gresik United U-19 Andre Hafani dikenakan sanksi "peringatan keras" karena terbukti melakukan tindakan tidak sportif terhadap wasit pada pertandingan Persela Lamongan U-19 melawan Persegres Gresik United U-19.
2. Manajer Semen Padang U-19 Masykur Rouf disanksi larangan memasuki ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak satu kali pada pertandingan Bhayangkara FC U-19 melawan Semen Padang U-19.
3. Pemain Persib Bandung Vladimir Vujovic disanksi denda Rp10 juta karena terbukti melakukan protes berlebihan terhadap wasit hingga ke lorong menuju ruang ganti pada pertandingan Mitra Kukar melawan Persib Bandung.
4. Panitia Pelaksana Pertandingan Mitra Kukar disanksi denda Rp10 juta karena penonton Mitra Kukar terbukti melakukan pelemparan botol pada pertandingan Mitra Kukar melawan Persib Bandung.
5. Arema FC disanksi denda Rp10 juta karena terbukti menyalakan suar atau flare pada pertandingan Persegres Gresik United melawan Arema FC.
6. Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan dikenai sanksi berupa denda Rp15 juta karena suporter Persela Lamongan terbukti melakukan pelemparan pada pertandingan Persela Lamongan melawan Bhayangkara FC. Suporter Persela Lamongan telah melakukan pelanggaran berulang.
7. Panitia Pelaksana Pertandingan Persiba Balikpapan dikenai sanksi denda Rp15 juta karena penonton terbukti melakukan pelemparan pada pertandingan Persiba Balikpapan melawan PSM Makassar. Suporter Persiba Balikpapan telah melakukan pelanggaran berulang.
8. Panitia Pelaksana Pertandingan Persipura Jayapura dikenai sanksi denda Rp10 juta karena penonton terbukti melakukan pelemparan botol air mineral pada pertandingan Persipura Jayapura melawan Perseru Serui.
9. Pemain Perserang Serang Agus Dani Akbar dikenai sanksi larangan bermain sebanyak satu kali dan denda Rp10 juta karena terbukti melakukan protes berlebihan sehingga pertandingan terhenti selama 2 menit pada pertandingan Persita Tangerang melawan Perserang Serang.
10. Ofisial Perserang Serang Khamid Mulyono disanksi berupa larangan memasuki ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak satu kali dan denda Rp10 juta karena melakukan protes berlebihan pada pertandingan Persita Tangerang melawan Perserang Serang.
11. Pelatih kiper 757 Kepri Jaya FC Mardianto dikenai sanksi berupa larangan masuk ke ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak dua kali dan denda Rp50 juta pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.
12. Pemain 757 Kepri Jaya FC Bambang Rahmat Hidayat dikenai sanksi berupa laragan bermain satu kali dan denda Rp10 juta pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.
13. Persih Tembilahan dikenai sanksi berupa kalah 0-3, nilai dikurangi tiga karena tidak hadir di tempat pertandingan pada pertandingan Persih Tembilahan melawan PSBL Langsa.
14. Perserang Serang dikenai sanksi berupa denda Rp10 juta karena mendapatkan lima kartu kuning dalam satu pertandingan pada pertandingan Persita tangerang melawan Perserang Serang.
15. Persih Tembilahan dikenai sanksi berupa kalah 0-3, nilai dikurangi tiga dan denda Rp25 juta karena tidak hadir di tempat pertandingan pada pertandingan PSMS Medan melawan Persih Tembilahan.
16. 757 Kepri Jaya FC dikenai sanksi berupa denda Rp75 juta karena seluruh ofisial, pemain, manajer, dan pelatih melakukan protes berlebihan sehingga pertandingan terhenti 15 menit pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.
17. Panitia Pelaksana Pertandingan PSBL Langsa dikenai sanksi denda Rp15 juta karena penonton terbukti melakukan pelemparan ke lapangan pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.
18. PSBI Blitar dikenai sanksi berupa denda Rp10 juta karena mendapatkan lima kartu kuning dalam satu pertandingan pada pertandingan PSBI Blitar melawan Persebaya Surabaya.
19. Panitia Pelaksana Pertandingan Persib Bandung dikenai sanksi denda Rp120 juta karena penonton terbukti melakukan pelemparan botol pada pertandingan Persib Bandung melawan Persela Lamongan. Suporter Persib Bandung telah melakukan pelanggaran berulang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Jadi Best Seller, Novel Better Than the Movies Siap Hadir dalam Versi Film
-
Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard
-
Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS