Suara.com - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah menjatuhkan sanksi denda Rp10 juta kepada bek Persib Bandung Vladimir Vujovic. Sanksi denda diberikan karena sang pemain terbukti melakukan protes yang berlebihan kepada wasit saat timnya berhadapan dengan Mitra Kukar pada 15 Juli lalu.
Di pertandingan itu, Vujovic melakukan protes hingga ke lorong menuju ruang ganti. Sementara di laga itu, Maung Bandung harus menelan kekalahan dengan skor 1-2.
Selain Vujovic, Persib Bandung juga harus menerima denda karena suporternya terbukti melakukan aksi pelemparan ke dalam lapangan saat berhadapan dengan Persela Lamongan beberapa waktu lalu. Akibat hal itu, skuat kebanggaan Bobotoh haru membayar denda sebesar Rp120 juta karena melakukan pelanggaran secara berulang.
Persib juga masih menunggu sanksi lainnya dari Komdis PSSI, lantaran belum turunnya hasil sidang saat Maung Bandung menjamu Persija Jakarta, Sabtu (22/7/2017). Di laga itu, suporter Persib melakukan beberapa pelanggaran diantaranya masuk ke dalam lapangan, aksi pelemparan, menyalakan flare dan laser, serta melakukan kekerasan kepada pemain Persija.
Selain Persib, beberapa tim di Liga 1 dan Liga 2 mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI. Klub-klub yang mendapatkan sanksi antara lain Persela Lamongan, Persipura Jayapura, dan Persiba Balikpapan.
Berikut hasil lengkap sidang Komdis PSSI:
1. Pemain Persegres Gresik United U-19 Sdr. Andre Hafani dikenakan sanksi “Peringatan Keras” karena terbukti melakukan tindakan tidak sportif terhadap wasit pada pertandingan Persela Lamongan U-19 melawan Persegres Gresik United U-19.
2. Manager Semen Padang U-19 Sdr. Masykur Rouf dikenakan sanksi larangan memasuki ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 1 (satu) kali pada pertandingan Bhayangkara FC U-19 melawan Semen Padang U-19.
3. Pemain Bali United Sdr. Irfan Bachdim dikenakan sanksi 2 (dua) kali larangan bermain dan denda Rp. 10.000.000,- karena Douglas Ricardo Packer pada pertandingan Bali United melawan Barito Putra.
4. Pemain Barito Putra Sdr. Douglas Ricardo Packer dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena terbukti melakukan tindakan tidak sportif melakukan takling keras terhadap Sdr. Irfan Bachdim pada pertandingan Bali United melawan Barito Putra.
5. Pemain Persib Bandung Sdr. Vladimir Vujovic dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena terbukti melakukan protes berlebihan terhadap wasit hingga ke lorong menuju ruang ganti pada pertandingan Mitra Kukar melawan Persib Bandung.
6. Panitia Pelaksana Pertandingan Mitra Kukar dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton Mitra Kukar terbukti melakukan pelemparan botol pada pertandingan Mitra Kukar melawan Persib Bandung.
7. Arema FC dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena terbukti menyalakan flare pada pertandingan Persegres Gresik United melawan Arema FC.
8. Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan dikenakan sanksi berupa denda Rp. 15.000.000,- karena supporter Persela Lamongan terbukti melakukan pelemparan pada pertandingan Persela Lamongan melawan Bhayangkara FC. Suporter Persela Lamongan telah melakukan pelanggaran berulang.
9. Panitia Pelaksana Pertandingan Persiba Balikpapan dikenakan sanksi denda Rp. 15.000.000,- karena penonton terbukti melakukan pelemparan pada pertandingan Persiba Balikpapan melawan PSM Makassar. Suporter Persiba Balikpapan telah melakukan pelanggaran berulang. .
10. Panitia Pelaksana Pertandingan Persib Bandung dikenakan sanksi denda Rp. 120.000.000,- karena penonton terbukti melakukan pelemparan botol pada pertandingan Persib Bandung melawan Persela Lamongan. Suporter Persib Bandung telah melakukan pelanggaran berulang.
11. Panitia Pelaksana Pertandingan Persipura Jayapura dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton terbukti melakukan pelemparan botol air mineral pada pertandingan Persipura Jayapura melawan Perseru Serui.
12. Pemain Perserang Serang Sdr. Agus Dani Akbar dikenakan sanksi larangan bermain sebanyak 1 (satu) kali dan denda Rp. 10.000.000,- karena terbukti melakukan protes berlebihan sehingga pertandingan terhenti selama 2 (dua) menit pada pertandingan Persita Tangerang melawan Perserang Serang. .
13. Ofisial Perserang Serang Sdr. Khamid Mulyono dikenakan sanksi berupa larangan memasuki ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 1 (satu) kali dan denda Rp. 10.000.000,- karena melakukan protes berlebihan pada pertandingan Persita Tangerang melawan Perserang Serang.
14. Pelatih Kiper 757 Kepri Jaya FC Sdr. Mardianto dikenakan sanksi berupa larangan masuk ke ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 2 (dua) kali dan denda Rp. 50.000.000,- pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.
15. Pemain 757 Kepri Jaya FC Sdr. Bambang Rahmat Hidayat dikenakan sanksi berupa laragan bermain 1 kali kali dan denda Rp. 10.000.000,- pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.
16. Persih Tembilahan dikenakan sansi berupa kalah 0 – 3, nilai dikurangi 3 karena tidak hadir di tempat pertandingan pada pertandingan Persih Tembilahan melawan PSBL Langsa.
17. Perserang Serang dikenakan sanksi berupa denda Rp. 10.000.000,- karena mendapatkan 5 (lima) kartu kuning dalam satu pertandingan pada pertandingan Persita tangerang melawan Perserang Serang.
18. Persih Tembilahan dikenakan sansi berupa kalah 0 – 3, nilai dikurangi 3 dan denda Rp. 25.000.000,- karena tidak hadir di tempat pertandingan pada pertandingan PSMS Medan melawan Persih Tembilahan.
19. 757 Kepri Jaya FC dikenakan sanksi berupa denda Rp. 75.000.000,- karena seluruh ofisial, pemain, manager dan pelatih melakukan protes berlebihan sehingga pertandingan terhenti 15 menit pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.
20. Panitia Pelaksana Pertandingan PSBL Langsa dikenakan sanksi denda Rp. 15.000.000,- karena penonton terbukti melakukan pelemparan ke lapangan pada pertandingan PSBL Langsa melawan 757 Kepri Jaya FC.
21. PSBI Blitar dikenakan sanksi berupa denda Rp. 10.000.000,- karena mendapatkan 5 (lima) kartu kuning dalam satu pertandingan pada pertandingan PSBI Blitar melawan Persebaya Surabaya.
22. Persifa Fak-Fak dikenakan sanksi berupa mengembalikan seluruh subsidi yang telah diterima dari PT. Liga Indonesia Baru dan turun ke divisi yang lebih rendah pada musim kompetisi 2018 karena menarik diri dari kompetisi Liga 2.
Berita Terkait
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Eks Striker Persib Bandung dan Persis Solo Tampil di Piala Dunia 2026
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Beckham Putra Dicaci Maki Fans Saat Bela Timnas Indonesia, Bintang Sassuolo Ikut Buka Suara
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Prancis Tundukkan Senegal 3-1 di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Pecahkan Rekor
-
Neymar Mulai Latihan di Lapangan, Berpeluang Tampil Lawan Haiti?
-
Herve Renard Jadi Pelatih Baru Tunisia di Piala Dunia 2026, Langsung Pimpin Persiapan
-
Trevoh Chalobah Dipanggil Timnas Inggris Gantikan Tino Livramento di Piala Dunia 2026
-
Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid hingga 2027
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta