Suara.com - Sriwijaya FC dipastikan tanpa pemain belakang andalannya Yanto Basna saat menghadapi tuan rumah Barito Putera di Banjarmasin, Minggu (10/9/2017). Pelatih Hartono Ruslan harus memutar otak untuk mengantisipasi lini belakangnya.
Sekretaris Tim Achmad Haris mengatakan bahwa pemain asal Papua ini harus absen dikarenakan telah mengantongi tiga kartu kuning sehingga terkena hukuman larangan bermain untuk satu pertandingan.
"Tentunya kondisi ini sudah diantisipasi pelatih Hartono Ruslan," kata Haris di Palembang, Kamis (7/9/2017) seperti dilansir Antara.
Tanpa kehadiran Yanto Basna membuat lini belakang Sriwijaya FC semakin rentan. Meski Yanto tidak bisa dikatakan mumpuni di sektor belakang tapi faktanya ia selalu masuk dalam starting line up "Laskar Wong Kito" sejak awal musim.
Pemain berusia 22 tahun ini menjadi pilihan utama mengingat amunisi pemain di sektor belakang Sriwijaya FC sangat terbatas.
Dua pemain yakni pemain yang digandang-gandang menjadi algojo lini belakang, Bio Paulin tak kunjung dapat bermain hingga pekan ke-24 karena cedera yang membekap sejak awal musim.
Demikian juga dengan M Robi, pemain yang sempat diragukan saat bergabung di putaran kedua karena memiliki riwayat cedera, juga hingga kini belum diturunkan pelatih.
Pada laga terakhir melawan Persib di Palembang, Senin (4/9), Sriwijaya FC memasang empat pemain yakni Yanto Basna, Marckho Sandy, Bobby Satria dan Ichsan Kurniawan. Hasilnya, tim kebobolan empat gol, dan hanya mampu mencetak satu gol hiburan pada masa injury time.
Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengatakan kali ini dirinya merasa diuntungkan karena dapat memainkan Dominggus Fakdawer yang sempat absen karena alasan yang sama saat laga terakhir melawan Persib Bandung (4/9).
"Sejumlah strategi sudah disiapkan bisa saja Bobby Satria bermain dengan Dominggus, atau duet saat melawan Bhayangkara lalu yakni Achmad Faris dan Domi, intinya kami akan melihat kesiapan pemain hingga sebelum keberangkatan nantinya," kata dia.
Sriwijaya FC mengalami musim yang buruk tahun ini setelah beberapa kali mengganti pelatih. Bermula dengan memecat Widodo Cahyono Putro pada sepekan menjelang kompetisi dimulai, kemudian merekrut pelatih asal Brasil Oswaldo Lessa.
Tanpa menunggu lama, Oswaldo pun dipecat manajemen klub pada 17 Juni 2017 lantaran tak mampu mengangkat performa tim yang terjerembab di papan bawah. Kini Sriwijaya FC diarsiteki Hartono Ruslan yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih.
Bersama Hartono, Beto dan kawan-kawan belum kembali ke penampilan terbaiknya. Tim juara Liga Indonesia ini masih nyaman di peringkat 12 klasemen sementara Liga 1.
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!