Suara.com - PSM Makassar menempati posisi puncak klasemen sementara kompetisi Liga 1 usai mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor 3-1 di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (24/10/2017).
Tiga gol tim tuan rumah pada pertandingan tersebut masing-masing diciptakan Rizky Pellu (14), Ferdinand Sinaga pada menit ke-61 dan menit ke-85.
Satu gol yang mampu memperkecil kekalahan tim Persiba Balikpapan dilahirkan melalui Junior Lopes ketika pertandingan berjalan 57 menit.
Pelatih PSM Robert Rene Alberts usai pertandingan mengatakan sebenarnya usai mencetak gol pada 15 menit pertama, para pemain seharusnya bisa menyerang dengan lebih cepat lagi. Namun apa yang terjadi justru bermain lebih lambat dan ini yang menjadi kesalahan kita sendiri.
"Kita sekarang mampu memimpin liga, kita perlu ucapkan selamat pada PSM dan suporter yanag begitu setia mendukung tim. Kita harus pertahankan kinerja bagus seperti sekarang ini hingga akhir kompetisi," lanjutnya.
Pelatih Persiba Haryadi mengatakan sektor kiri yang menjadi kelemahan dalam pertandingan tersebut, sudah berusaha diantisipasi meski gagal berjalan seperti harapan.
"Babak pertama kita ketinggalan, saya katakan ke pemain kalah 1 atau 2 sama saja. Makanya saya masukkan lebih banyak pemain berkarakter menyerang dan berhasil menyamakan kedudukan 1-1 meski kembali tertinggal 1-3," katanya.
Sementara jalannya pertandingan, bermain dikandang lawan dan tekanan puluhan ribu, tidak membuat tim tamu Persiba Balikpapan gentar. Itu dibuktikan dengan keputusan meladeni permainan terbuka tim PSM Makassar.
Bahkan tim "Beraung Madu" mampu lebih dulu melakukan tendangan langsung ke gawang PSM yang dijaga Rivky Mokodompit. Persiba Balikpapan juga terlihat mamupu meredam strategi yang coba dikembangkan PSM.
Menit ke 14, Rizky Pellu membawa PSM unggul melalui sundulan kepala usai menerima tendangan pojok dari Zulham Zamrun.
Memasuki menit ke-20, PSM kembali mendapatkan peluang melalui tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti. Sayang tendangan Wiljam Pluim hanya membentur pagar berdiri pemain Persiba Balikpapan.
Empat menit berselang giliran Persiba yang mendapatkan tendangan bebas, namun bola lopnya maish mampu diantisipasi penjaga gawang PSM Rivky.
Pada menit ke-33, Ferdinand Sinaga mendapatkan peluang matang setelah hanya berhadapan dengan penjaga gawang persiba yang dikawal Yoewanto. Tendangan mantan pemain persib itu mampu dimentahkan kiper Persiba.
Peluang tuan rumah juga langsung dibalas melalui serangan balasan Persiba. Namun Ilhamul Irhaz yang juga tinggal berhadapn dengan kiper PSM, juga tidak mampu melewati dan mencetak gol penyama kedudukan. Peluang ini juga menutup pertandingan dengan skor 1-0 untuk PSM Makassar.
Memasuki babak kedua, pelatih PSM melakukan perubahan strategi dengan memasukkan M Rahmat menggantikan Pavel Purishkin.
Hingga menit ke-55, kedua tim kembali saling mendapatkan peluang meski belum mampu merubah.
Persiba Balikpapan akhirnya mampu mengejar ketertinggalan menjadi 1-1 saat pertandingan berjalan 57 menit. Gol ini berawal dari sepak pojok Maldini Pali yang mampu dimanfaatkan Junior Lopes.
Empat menit berselang, PSM kembali unggul lewat gol Ferdinand Sinaga. Gol itu didapatkan usai menerima umpan matang dari Wiljam Pluim.
Ferdinand Sinaga pada menit ke-76 kembali mendapatkan peluang matang namun tendangannya jauh melayang diatas mistas gawang Persiba.
Peluang yang terbuang tadi langsung dibayar lunas Ferdinand Sinaga pada menit ke 85. Gol ini kembali hasil sodoran manja dari Wiljam Pluim dari tengah lapangan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar