Suara.com - Tuan rumah Persipura Jayapura kalahkan tamunya Arema FC dengan skor meyakinkan 3-1 dalam lanjutan Liga I di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Minggu (29/10/2017).
Tim berjuluk Mutiara Hitam sempat tertinggal 0-1 selama kurang lebih 80 menit lewat gol pinalti yang dicetak oleh Ahmed Atayev yang berhasil memperdayai kiper Yoo Jae Hoon.
Hukuman penalti diberikan kepada tim tamu pada menit ke-41, setelah penyerang Persipura Jayapura Addison Alves melanggar pemain belakang Arema Fc Arthur Cunha di kotak telarang.
Akibatnya mantan pemain Persela Lamongan itu dihadiahi kartu kuning oleh wasit dan hukuman pinalti. Sementara, pemain belakang tim lawan, Arthur Cunha tidak bisa melanjutkan laga karena cidera dan digantikan oleh Muhammad Rafli.
Sepanjang laga di babak pertama, kedua tim bermain dalam tempo sedang dengan penguasan bola yang seimbang hingga babak tersebut usai dengan penambahan waktu tiga menit.
Di babak kedua, karena merasa tertinggal juara Liga Indonesia empat kali, Persipura menggantikan Adison Alves dengan Fery Pahabol dan Yan Nasadit dengan Izak Wanggai.
Alhasil pergantian ini melahirkan serangan yang insentif ke pertahanan Arema, hingga menit ke-50 Ferry Pahabol yang merengsek masuk ke dalam kotak pinalti dijatuhkan oleh kiper Arema.
Hadiah penalti pun langsung didapat skuat asuhan Wanderley da Silva Junior. Namun sayang, kapten tim Boaz Solossa yang menjadi eksekutor gagal memanfaatkan peluang menyamakan kedudukan, setelah bola sepakannya hanya mengenai mistar gawang.
Merasa tertekan, pelatih Arema Joko Susilo menarik keluar Ezteban Vizcara dan memasukan Dendi Santoso, serta Dedik Setiawan digantikan oleh Cristian Gonzales dengan harapan bisa menekan balik tim tuan rumah yang mulai bermain sporadis untuk mengejar ketertinggalan.
Baca Juga: Syafii Maarif: Tidak Semua Arabisme Positif
Namun pergantian itu terkesan sia-sia setelah pemain belakangnnya, Bagas Adi Nugroho, mencetak gol bunuh diri, setelah gagal menghalau umpan silang Boaz dari sisi kanan pertahanan Arema pada menit ke-83.
Setelah berhasil menyamakan kedudukan, tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu terus mengepung pertahanan Arema yang bermain "parkir bis" atau bertahan.
Marinus Manewar, yang masuk menggantikan Prisca Womsiwor di kubu tim tuan rumah, berhasil menjawab tugas yang diberikan kepadanya setelah memanfaatkan umpan silang dari Ruben Sanadi yang bergerak di sisi kanan pertahanan Arema pada menit ke-88.
Unggul 2-1, Persipura tetap tidak mengendorkan serangannya. Persipura mengakhiri laga dengan gol ketiga lewat pemain muda asal Port Numbay, Osvaldo Ardiles Haay pada menit 92.
Kemenangan Persipura memanaskan persaingan memperebutkan juara Liga 1. Kini, Persipura hanya terpaut tiga poin dari PSM Makassar yang memuncaki klasemen dengan 62 poin.
Poin yang dimiliki PSM sama dengan yang dikoleksi Bhayangkara yang menempati urutan kedua.
Sementara itu, Wanderley mengaku bangga melihat skuat asuhannya tidak putus asa selama pertandingan dan terus melakukan tekanan di jantung pertahanan lawan.
"Saya bangga kepada anak-anak karena mereka bisa membalas ketertinggalan dengan motivasi tinggi, setelah dibabak pertama buat kesalahan. Usaha mereka sangat maksimal untuk upayakan kemenangan," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim
-
4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering
-
Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak
-
Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam