Suara.com - Sriwijaya FC mendatangkan mantan pemain belakang Barito Putera Mohammadou Alhadji (31) ke Palembang untuk menjadi bagian tim yang berjuluk Laskar Wong Kito pada kompetisi Liga 1 2018.
Alhadji, pemain asal Kamerun yang dijumpai di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (3/1/2018), mengatakan, dirinya sangat senang akan direkrut menjadi pemain Sriwijaya FC.
"Saya sudah enam tahun bermain bola di Indonesia dan terakhir bermain di Barito Putra. Saya sangat berharap bisa bermain di Sriwijaya karena tim ini ingin juara tahun ini," kata dia.
Sementara itu, Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris mengatakan Sriwijaya FC memang tertarik merekrut Alhadji namun kepastian setelah dinyatakan lulus tes kesehatan.
"Sesuai mekanisme tim, harus tes kesehatan dulu seperti pemain-pemain lainnya," kata Haris.
Terkait proses naturalisasinya, Haris optimistis bakal selesai tepat waktu sehingga dapat didaftarkan sebagai pemain SFC.
"Justru proses Alhadji yang sudah jalan lebih dahulu dibandingkan Beto (Alberto Goncalves) dan Vizcarra. Alhadji tinggal disumpah saja," kata dia.
Sebelumnya, untuk sektor belakang Sriwijaya FC telah merekrut pemain asal Mali, Mohammadou Ndiaye (27) yang tercatat pernah bermain di Liga 2 Prancis serta belum pernah bermain di Asia.
Sementara untuk pemain lokal, saat ini yang masih mengikuti latihan bersama tim yakni Zalnando (21) Markho Meraudje (24), Alvin Tuasalamony (25), Yanto Basna (23) Bobby Satria (31), Ahmad Faris (24) dan Bio Pauline (33). (Antara)
Berita Terkait
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam