Suara.com - Pelatih Chelsea, Antonio Conte saat ini memang tengah under pressure menyusul inkonsistennya performa The Blues di sepanjang musim 2017/2018 ini.
Chelsea yang musim lalu tampil luar biasa dan berhasil jadi juara, saat ini masih tertahan di peringkat kelima papan klasemen Liga Inggris, terpaut 19 poin dari Manchester City yang bertengger di puncak.
Kabar pemecatan Conte sejatinya telah berhembus dalam beberapa bulan terakhir. Chelsea sendiri baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Manchester United di ajang Liga Inggris, akhir pekan lalu.
Laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions kontra Barcelona pada pertengahan Maret mendatang pun diyakini jadi penentuan nasib Conte di Chelsea. Leg pertama di Stamford Bridge sendiri berakhir imbang 1-1.
Nah, kabar teranyar menyebutkan jika Timnas Italia akan dengan senang hati menampung Conte jika yang bersangkutan benar didepak Chelsea. Wakil Komisaris FIGC (PSSI-nya Italia), Alessandro Costacurta, sangat ingin Conte kembali melatih GlI Azzurri. Menurutnya, Conte adalah yang terbaik di antara para kandidat.
Seperti diketahui, Conte sempat menjadi pelatih Timnas Italia pada 2014-2016. Namun, pasca gelaran Piala Eropa 2016, pelatih berusia 48 tahun itu bergabung dengan Chelsea.
Kondisi Timnas Italia sendiri saat ini memang tidak kondusif. Gagal lolos ke Piala Dunia 2018, pelatih kepala Giampiero Ventura dipecat dan saat ini Luigi Di Biagio bertugas sebagai caretaker.
"Dari kandidat-kandidat potensial, bagi saya Conte adalah yang terbaik. Saya akan berbicara dengan Conte dalam beberapa bulan ke depan," ucap Costacurta kepada Gazzetta dello Sport.
"Conte sudah membuktikan bahwa dia bisa menjadi pelatih timnas. Kita melihat itu di Piala Eropa. Sementara kandidat lain belum mampu membuktikan," sambungnya.
Baca Juga: Lelaki Berbobot 183 Kilogram Ini Sukses Masuk ke Dunia Model
"Namun, bukan berarti saya tidak senang jika Roberto Mancini atau Carlo Ancelotti yang datang, walau Ancelotti sudah mengatakan dia tak mau pekerjaan ini. Tapi, Conte adalah kandidat utama.Kami sangat menginginkannya," tukas legenda AC Milan tersebut.
Berita Terkait
-
Presiden Napoli Izinkan Antonio Conte Latih Timnas Italia
-
Antonio Conte Buka Peluang Kembali Latih Timnas Italia
-
Ventura Beri Nasihat untuk Gennaro Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia
-
Reece James Berpeluang Kembali Perkuat Chelsea di Akhir Musim
-
Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?