-
Manchester City resmi melakukan perombakan total staf kepelatihan pascamundurnya manajer utama Pep Guardiola.
-
Lima asisten kunci termasuk Pep Lijnders dan Kolo Toure dipastikan meninggalkan klub.
-
Pihak manajemen klub menyampaikan apresiasi resmi atas dedikasi dan kerja keras para staf.
Suara.com - Manajemen Manchester City resmi memulai restrukturisasi besar-besaran pada jajaran tim kepelatihan mereka. Langkah radikal ini ditandai dengan kepergian lima pilar penting di balik layar Etihad Stadium.
Kehilangan massal ini diprediksi akan mengubah total kultur taktis yang selama ini melekat pada kubu Citizens. Manajemen kini harus bergerak cepat menyusun ulang cetak biru kepelatihan demi menjaga stabilitas performa tim.
Dikutip dari ESPN, asisten manajer Pep Lijnders dan mantan bek tangguh Kolo Toure menjadi dua nama besar yang dipastikan angkat kaki. Keputusan ini menyisakan lubang besar pada struktur pembinaan taktis skuad utama City.
Lijnders menyudahi pengabdian singkatnya yang hanya bertahan selama satu musim kompetisi. Padahal, mantan tangan kanan Jurgen Klopp di Liverpool tersebut semula diproyeksikan membawa dimensi taktik baru.
Sementara itu, Kolo Toure menyusul keluar setelah sempat dipercaya naik pangkat dari akademi klub musim panas lalu. Kepergian dua sosok ini menandai berakhirnya sebuah pendekatan metodologi kepelatihan spesifik di City.
Manajemen klub segera merilis pernyataan resmi untuk merespons kepergian massal para staf penting ini. Pihak klub menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi profesional yang telah mereka berikan.
"Semua orang di City ingin mengucapkan terima kasih kepada kelima anggota staf atas kerja keras serta dedikasi mereka dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan mereka," tulis rilis resmi klub.
Gelombang eksodus ini ternyata tidak hanya berhenti pada level asisten taktis saja. Tiga nama senior lain yang mengurus fisik, kiper, dan operasional juga dipastikan menyusul keluar.
Pelatih kebugaran Lorenzo Buenaventura dan pelatih penjaga gawang Xabi Mancisidor masuk dalam daftar staf yang hengkang. Nama terakhir merupakan sosok senior yang sudah mengabdi di Etihad sejak era Manuel Pellegrini tahun 2013.
Baca Juga: Man City Tanpa Pep Guardiola, Erling Haaland Garansi Era Juara The Citizens Belum Habis
Melengkapi daftar tersebut, Manel Estiarte yang menjabat sebagai kepala bagian operasi dan dukungan juga resmi mundur. Sosok peraih medali emas olimpiade cabang polo air ini dikenal sangat dekat dengan lingkar dalam manajer.
Perubahan masif di sektor belakang layar ini dipicu oleh keputusan mengejutkan dari sang manajer utama. Langkah ini menjadi konsekuensi logis dari sebuah akhir era kepemimpinan di klub.
Satu pekan sebelumnya, Pep Guardiola secara resmi menyatakan mundur dari posisinya sebagai manajer utama. Juru taktik asal Spanyol tersebut menyudahi masa bakti luar biasa yang telah berjalan selama sepuluh tahun.
Kepergian Guardiola secara otomatis meruntuhkan dinasti kepelatihan yang telah mapan selama satu dekade terakhir. City kini dihadapkan pada tantangan transisi terbesar dalam sejarah modern klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
-
Bikin Adem! Jelang Bela Timnas Indonesia, Ole Romeny Main Hadroh Bareng Santri di Ciputat
-
Daftar Hadiah Piala Dunia 2026: Juara Raup Rp890 Miliar, Terbesar Sepanjang Sejarah
-
Cuma Dihampiri Satu Pemain Usai Jadi Pahlawan Ajax di Adu Penalti, Maarten Paes Bingung
-
Lionel Scaloni Pusing 7 Keliling Timnas Argentina Diterpa Badai Cedera: Semoga Messi Sembuh
-
Arema FC Resmi Berpisah dengan Kiper asal Brasil
-
Skuad Timnas Maroko Piala Dunia 2026: Mohamed Ouahbi Boyong 9 Alumni Qatar demi Ulang Sejarah
-
Timnas Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid, Luis de la Fuente: Kualitas Teknis Bukan Penentu
-
Profil Stadion Arrowhead: Markas NFL Paling Berisik yang Siap Sambut Argentina di Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Skuad Inggris di Piala Dunia 2026: Opta Bongkar Alasan Logis Keputusan Thomas Tuchel