Suara.com - Manajer Arsenal Arsene Wenger mengakui jika performa timnya musim ini menurun. Hal itu diungkapkan Wenger setelah timnya kembali dibantai Manchester City di ajang Liga Inggris.
Dalam laga yang berlangsung di Emirates Stadium, Jum'at (2/3/2018), Arsenal kembali menelan kekalahan tiga gol tanpa balas. Kekalahan tersebut merupakan kekalahan beruntun The Gunners dari The Citizens dalam satu pekan.
Sebelumnya pada 25 Februari, Arsenal juga dibantai Man City dengan skor sama di final Piala Liga Inggris yang berlangsung di Wembley.
"Ya, ini lebih buruk dari musim lalu, karena di musim lalu kami memenangkan Piala FA dan mengakhiri musim dengan 75 poin," kata Wenger.
"Saya tidak membantah hal tersebut. Kami menganalisa di akhir musim. Jangan khawatir," sambungnya.
Mengalami dua kekalahan beruntun dari Man City, tekanan terhadap manajer asal Prancis pun meningkat tajam. Fans The Gunners meminta klub mengakhiri rezim manajer yang sudah berusia 68 tahun itu.
Menanggapi tekanan tersebut, Wenger mengaku siap menerima akibat dari kenyataan yang terjadi.
"Saya bisa hidup dengan realitas," ujarnya pasrah.
Arsenal saat ini masih tercecer di peringkat enam klasemen sementara Liga Inggris. Mengantongi 45 poin dari 28 pertandingan, The Gunners saat ini tertinggal 30 poin dari pemuncak klasemen sementara Manchester City.
Tersingkir di Piala FA di putaran kelima dan tumbang di final Piala Liga Inggris, tertinggal 30 poin dari City Arsenal juga sudah dipastikan gagal menjuarai Liga Inggris musim ini. Peluang The Gunner untuk meraih trofi hanya tersisa di ajang Liga Europa, di mana tim Gudang Peluru akan menghadapi AC Milan di babak 16 besar.
Berita Terkait
-
Wonderkid Arsenal Keturunan Indonesia Bikin Hattrick, Bakal Dilirik John Herdman?
-
Update Klasemen Liga Inggris Usai Manchester United Menang Dramatis 3-2 di Old Trafford
-
Hapus Kebingungan Era Amorim, Taktik Sederhana Carrick Bawa Manchester United Menang Beruntun
-
Eks Manchester City Ikuti Jejak Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam
-
Ngamuk! Arsenal Bantai Leeds United 4-0, Perlebar Jarak di Puncak Klasemen
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan