Suara.com - Bayern Munich telah menggenggam keunggulan agregat 5-0 menuju pertandingan leg kedua fase 16 besar Liga Champions melawan tuan rumah Besiktas, Kamis (14/3/2018) dini hari WIB. Meski demikian, pelatih Bayern, Jupp Heynckes meminta anak asuhnya untuk tetap fokus dan tetap mengincar raihan kemenangan dari lawatan ke Turki.
Bayern telah meletakkan satu kaki di fase delapan besar berkat kemenangan 5-0 atas Besiktas di Allianz Arena bulan lalu. Meski demikian, Heynckes memperingatkan mengenai kekuatan bisingnya para penggemar tuan rumah jelang duel di Vodafone Stadyumu, Istanbul, dini hari nanti.
"Kami menghadapi lawan papan atas, meski mereka kalah telak di leg pertama. Kami akan menghadapi para penggemar berdarah panas yang akan mencambuk tim mereka untuk maju. Kami harus tetap profesional, jadi kami akan main untuk mendapatkan kemenangan," ucap Heynckes di laman resmi UEFA.
"Bahkan jika Anda memiliki keunggulan yang nyaman, Anda masih harus memasuki pertandingan dengan konsentrasi penuh. Anda harus keluar untuk memenangi pertandingan terlepas dari leg pertama," lanjutnya.
"Sangat penting untuk bermain di atmosfer yang bagus. Para penggemar merupakan bagian dari hal itu. Tanpa mereka dan tanpa dukungan yang ramai, sepak bola tidak memiliki emosi," tukas pelatih gaek berkebangsaan Jerman itu.
Sementara itu, bagi Besiktas, pertandingan nanti menawari mereka peluang untuk memulihkan harga diri di depan para penggemarnya sendiri.
"Kami tahu Bayern datang kemari dengan tim terkuatnya, dan kami akan berusaha untuk memainkan tim terbaik kami. Tentu saja skor pada leg pertama mengurangi level kegembiraan kami. Namun, kami akan berjuang keras memberikan hasil positif bagi penggemar meski peluang lolos ke perempatfinal bisa dibilang sudah tertutup," ujar pelatih Besiktas, Senol Gunes.
Berita Terkait
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal
-
Lolos Liga Champions, Gaji Bruno Fernandes Cs di Manchester United Langsung Naik!
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?