- Gelandang asal Brasil, Carlos Franca, resmi berpisah dengan Persijap Jepara menjelang bergulirnya musim Super League 2026/2027.
- Perpisahan dilakukan melalui kesepakatan bersama setelah Franca memberikan kontribusi sepuluh gol dan tiga assist musim lalu.
- Franca meninggalkan Persijap untuk melanjutkan karier profesionalnya di negara lain pada kompetisi kualifikasi Liga Champions.
Suara.com - Persijap Jepara dipastikan berpisah dengan gelandang asal Brasil, Carlos Franca, menjelang bergulirnya musim Super League 2026/2027.
Keputusan tersebut diambil setelah kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama. Proses perpisahan berlangsung melalui komunikasi yang terbuka dan penuh rasa saling menghargai.
Manajemen Persijap Jepara menyampaikan terima kasih atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi yang telah diberikan Franca selama memperkuat Laskar Kalinyamat. Klub juga mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier sang pemain di masa mendatang.
Usai dipastikan hengkang, Franca mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Jepara, yang telah menerima dirinya dan keluarganya dengan baik selama berada di tanah air.
"Saya dan keluarga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jepara, yang telah menerima kami dengan begitu hangat sejak hari pertama. Kami merasa seperti di rumah sendiri," ujar Franca.
Pemain berusia 30 tahun itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen klub, mulai dari manajemen, pelatih Mario Lemos beserta staf kepelatihan, rekan-rekan setim, ofisial, hingga keluarga besar Persijap Jepara.
Menurut Franca, pengalaman membela Persijap memberikan banyak kenangan berharga karena ia bertemu dengan banyak orang yang membantunya beradaptasi selama berkarier di Indonesia.
"Saya akan bermain di babak kualifikasi Liga Champions, jadi saya merasa lebih bahagia karena akan melanjutkan karier di negara lain, sehingga tidak perlu berhadapan dengan Persijap di lapangan. Terima kasih kepada para suporter yang selalu memberikan dukungan luar biasa," kata Franca.
Setelah satu musim memperkuat Persijap Jepara, Franca meninggalkan catatan yang cukup impresif. Pada kompetisi Super League 2025/2026, pemain yang beroperasi di sektor sayap kiri tersebut tampil konsisten dengan mencetak 10 gol dan tiga assist.
Baca Juga: Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak Mario Lemos untuk Super League 2026/2027
Selain itu, ia juga menjadi salah satu pemain andalan tim dengan mencatatkan lebih dari 2.430 menit bermain sepanjang musim.
Kepergian Franca menjadi kehilangan tersendiri bagi Persijap Jepara, mengingat perannya yang cukup penting dalam perjalanan tim pada musim lalu.
(Antara)
Berita Terkait
-
Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak Mario Lemos untuk Super League 2026/2027
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Feyenoord Pecat Robin van Persie, Tak Puas Meski Finis Peringkat Dua Eredivisie
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara