Suara.com - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone tidak bisa mendampingi timnya di final Liga Europa melawan Olympique Marseille di Parc Olympique Lyonnais, Lyon, Prancis pada 16 Mei mendatang.
Hal ini menyusul hukuman dari Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) yang menskors Simeone sebanyak empat laga yang dijatuhkan pada, Jumat (4/5/2018) kemarin.
Sanksi tersebut lantaran kata-kata kasar Simeone kepada ofisial pertandingan saat leg pertama semifinal Liga Europa melawan Arsenal yang berakhir imbang 1-1, 26 April lalu.
Simeone telah menjalani hukuman pertamanya yang dilarang mendampingi Atletico di lapangan, kala anak asuhnya menang 1-0 di leg kedua, 3 Mei 2018, yang membuat Atletico lolos ke final Liga Europa dengan agregat 2-1.
Tak hanya larangan mendampingi Atletico selama empat laga, pelatih asal Argentina ini juga didenda 10 ribu euro (sekitar Rp 166,8 juta).
Komisi Disiplin UEFA juga mendenda pihak Atletico sebesar 10 ribu euro setelah para penggemarnya melempar benda-benda ke dalam lapangan.
Simeone memiliki kesempatan untuk mengajukan banding atas hukumannya tersebut minggu depan.
Jika Atletico menjuarai Liga Europa, Simeone juga tidak bisa mendampingi klubnya di ajang Piala Super Eropa melawan pemenang final Liga Champions antara Liverpool dan Real Madrid.
Baca Juga: Tandukan Gross Paksa MU Pulang dengan Tangan Hampa
Tag
Berita Terkait
-
Dukungan Indonesia Cs Gak Ngaruh! Gianni Infantino Diminta Mundur atau Dilengserkan
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
-
FIFA vs UEFA: Infantino Dituduh 'Suap' Rp598 M ke 211 Federasi, Termasuk PSSI?
-
Ada Rival Asnawi! Aston Villa Boyong Pemain Terbaik Saat Kunjungi Indonesia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan
-
Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo
-
Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa
-
Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan
-
Kantor Kemenko Polkam Tak Aman? Motor Jurnalis iNews Hilang, Tak Ada CCTV di Lokasi
-
OJK Bidik Generasi Muda dan Lansia, Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan
-
Orang Dekat Eks PM Italia Jadi Otak Serangan Bom ke Jurnalis Investigasi Sigfrido Ranucci
-
Bos BEI Buka Suara Isu Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal
-
5 Posisi Foto Pernikahan yang Baik dan Membawa Hoki di Dalam Rumah
-
2,7 Juta Rokok Ilegal Digulung Bea Cukai Kalbar dari Gudang Ekspedisi Prajurit Laut