Suara.com - Timnas Putri Indonesia U-16 harus pulang lebih dulu dari ajang Piala AFF Putri U-16 2018 usai dikalahkan Laos dengan skor 0-2, di Lapangan Atletik Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang.
Dengan hasil ini, Laos berhasil mengumpulkan poin enam dan berada di posisi kedua Grup B di bawah Thailand yang jadi juara grup. Indonesia sendiri hanya mengumpulkan tiga poin dan berada di posisi tiga papan klasemen. Indonesia pun harus rela tersingkir bersama Kamboja, sedangkan Thailand dan Laos melaju ke semifinal.
Pada laga di JSC, Laos memang menampilkan permainan ofensif, sementara Indonesia masih terlihat bermain tak lepas seperti di laga sebelumnya.
Hasilnya, saat laga baru berjalan kurang dari lima menit, striker Laos, Pe Pe merobek jala gawang tim Merah Putih yang dikawal Sofingatun. Usai turun minum, gawang Indonesia kembali kebobolan di menit 71 melalui Inthida Khounsy lewat tendangan kerasnya.
Pelatih Indonesia, Rully Nere, yang mencoba mengubah permainan anak asuhnya memasukkan beberapa pemain. Begitu juga Laos.
Namun, upaya kedua tim di sisa laga tidak mampu mengubah skor. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 2-0 untuk kemenangan Laos.
Rully Nere pun angkat bicara terkait hasil ini. "Secara keseluruhan permainan anak-anak sudah baik, namun hasilnya memang mengecewakan."
Usai event ini, menurut Rully, keputusan ada di tangan federasi apakah akan melanjutkan tim yang sudah terbentuk atau mencari bakat lain untuk turnamen-turnamen ke depan. [Andhiko Tungga Alam]
Baca Juga: Hasil Liga Italia Tadi Malam: Peluang Napoli Juara Tinggal 0,1%!
Tag
Berita Terkait
-
Jalan Menuju Timnas U-16, Putri Surakarta Dampingi Scorpion FC ke HSL Nasional!
-
Pelatih Timnas Putri U-16 Puji Kualitas Bibit Sepak Bola Putri di Bekasi
-
Belum Pernah Terjadi, Timo Scheunemann Anggap Hasil Lawan Vietnam sebagai Pencapaian
-
Media Vietnam Sebut Timnas Putri Indonesia U-16 Berusaha Hindari Negaranya di Semifinal
-
Timnas Putri Indonesia U-16 Hajar Timor Leste 6-0, Selangkah Lagi ke Semifinal AFF 2025
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia
-
Modus Solar Subsidi Disedot dari SPBU, BPH Migas Sita 8.000 Liter
-
PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Tayang September, Film Tazza: The Song of Beelzebub Jadi Penutup Seri Tazza
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Bengkulu
-
Belajar Jadi Anak Besar dengan Cara yang Lucu dalam Buku Loops
-
CEK FAKTA: Pemotor Pakai Sandal Jepit akan Ditilang dan Denda Rp250 Ribu, Benarkah?
-
Bukan Sekadar Buku Anak, 'Dad' Menggambarkan Sisi Kompleks Seorang Ayah