Suara.com - UEFA menghukum Gianluigi Buffon skorsing tiga pertandingan menyusul komentar pedasnya soal wasit setelah Juventus kalah di perempat final Liga Champions musim lalu.
Di leg kedua babak perempat final Liga Champuions yang digelar di Santiago Bernabeu, emosi Buffon meledak karena keputusan wasit Michael Oliver yang memberi penalti kepada Real Madrid di menit akhir pertandingan. Penjaga gawang veteran itu berteriak dan mendorong wasit asal Inggris itu sehingga ia mendapatkan kartu merah.
Cristiano Ronaldo mengkonversi tendangan penalti dan kekalahan Real dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 3-1, berbalik menjadi kemenangan agregat 4-3.
"Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA telah memutuskan untuk menangguhkan kiper Juventus Gianluigi Buffon untuk tiga pertandingan kompetisi UEFA yang mana dia memenuhi syarat," kata UEFA dalam sebuah pernyataan di situsnya.
Buffon, yang berusia 40 tahun meninggalkan Juventus setelah 17 musim di klub asal Turin, mengkritik keras Oliver setelah pertandingan.
"Wasit telah keluar dari jalur, seharusnya dia berada di tribun makan keripik dan seharusnya pula memiliki tempat sampah untuk hatinya," komentar pedas Buffon saat itu. (Antara)
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan