Suara.com - Mantan kiper sekaligus kapten Timnas Spanyol, Iker Casillas membela David De Gea atas kesalahannya di laga kontra Portugal pada Matchday 1 Grup B Piala Dunia 2018, Sabtu (16/6/2018) lalu.
De Gea melakukan blunder fatal saat menghadapi Portugal. Kiper Manchester United itu salah mengantisipasi tendangan kaki kiri Christiano Ronaldo di akhir babak pertama. Pertandingan itu sendiri berakhir imbang 3-3.
"Hanya karena melakukan kesalahan kecil, anda tak berhak menempatkan dia (De Gea) menjadi sorotan," kata Casillas seperti dilansir Marca, Rabu (20/6/2018).
"Jika dilihat, Cristiano (Ronaldo) punya kesempatan bersih untuk menembak dengan kaki kirinya. Tendangannya sangat cepat dan bola bisa saja berubah arah. Itu sulit," sambung pemilik 167 caps bersama timnas Spanyol.
Selain kesalahan pada gol kedua Portugal, De Gea juga gagal mengantisipasi tendangan bebas Christiano Ronaldo yang pada akhirnya memaksa Spanyol pulang dengan satu angka. Untuk hal itu, Casillas kembali membela De Gea.
Menurut Casillas, kiper manapun tak akan mampu menghalau gol ketiga Portugal yang di cetak CR7 --julukan Christiano Ronaldo. Tendangan bebas tersebut dinilainya sangat berteknik dan sangat sulit untuk dihentikan.
"Itu tendangan yang amat berkualitas, secara praktik tak mungkin untuk menghentikannya," ungkap Casillas.
"Spanyol telah bermain sangat bagus. Kekalahan akan jadi hasil yang buruk, maka seri adalah hasil yang adil," tukasnya, mengomentari performa Spanyol.
Spanyol akan kembali bertanding pada Matchday 2 Grup B Piala Dunia 2018 menghadapi wakil Asia, Iran. Pertandingan itu akan berlangsung di Kazan Arena, Rabu (20/6/2018) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.
Baca Juga: Capai 100 Caps, Suarez Diharapkan Tampil Tajam Lawan Arab Saudi
Berita Terkait
-
Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko
-
72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja
-
Dikira Enak Hidup di Spanyol, Migran Maroko Pilih Balik Kanan karena Kelaparan di Enklave Ceuta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan