Maradona, kini berusia 57 tahun, menghibur Messi seusai laga tersebut.
“Kubilang kepada Mesi, ‘Hei, aku dulu melewatkan 5 penalti berturut-turut. Hasil imbang 1-1 melawan Islanda adalah kegagalan kolektif’, begitulah,” tutur Maradona.
Hal yang sama berlaku bagi Guillermo Aguirre, fans fanatik timnas Argentina yang turut ke Rusia, Messi tetap seorang bintang pujaan meski hasil PD 2018 tak seperti yang diharapkannya.
"Dengar, aku mencintai Messi, kita semua mencintainya. Dia sukses besar di klub, tapi bukan jaminan untuk tingkat internasional,” tutur Aguirre yang sedang berjalan-jalan di Nizhny Novgorod, Rabu (20/6), ketika para fans Argentina mulai berdatangan untuk pertandingan melawan Kroasia pada Kamis besok.
"Saya ingin melihat dia mengangkat tropi di Rusia, sehingga perdebatan apakah dia bisa setara Maradona bisa berakhir. Tapi bagaimana pun, perbandingan keduanya tidak adil bagi Messi,” tambahnya.
Sementara banyak pihak lain berharap Messi menyatakan pensiun dari timnas seusai PD 2018 Rusia. Messi sendiri pernah pensiun ketika kalah adu penalti di laga final Copa America 2016 melawan Chile. Namun, Messi lantas membatalkan pensiunnya tersebut.
“Messi sudah memenangkan Pemain Terbaik Dunia sebanyak lima kali. Dia juga sudah merasakan indahnya menjadi juara La Liga dan juga Liga Champions, apalagi?” kata penulis olah raga yang berbasis di London, Greg Lea, dalam artikelnya untuk The Sportman.
"Liga Champions sekarang adalah puncak dari permainan global dalam hal kualitas, dan Messi telah memenangkan itu pada beberapa kesempatan," tambahnya.
Nun jauh di Argentina, publik negeri itu sebenarnya sudah memuja Messi bak Maradona. Wajah Messi menghiasi banyak papan iklan.
Baca Juga: Portugal Vs Maroko, Susunan Pemain dan Formasi
Topeng, baju, dan buku-buku kisah hidupnya banyak di jual kepada publik Argentina. Tapi, kisah hidupnya memang tak sesimpatik Maradona.
Maradona, yang muncul dari perkampungan kumuh menjelma sebagai maha bintang sepak bola kesayangan publik Argentina pada zamannya.
Maradona pula yang berani membuka aibnya sendiri, yakni kecanduan obat-obatan dan alkohol. Setelah pensiun, publik semakin mencintai Maradona lantaran komitmennya terhadap pemerintahan sayap kiri di Argentina.
Sang legenda juga dihormati publik Amerika Latin bukan hanya kepiawaiannya menggocek bola dulu, tapi juga simpatinya terhadap politik Sosialisme yang diganderungi kawasan tersebut.
Sebaliknya, Messi sejak berusia 11 tahun sudah hijrah ke Spanyol, dan memiliki citra keluarga teladan. Tapi, jika dia gagal lagi di Rusia, tetap ada simpati dari rekan-rekan seprofesinya.
"Kamu tidak bisa memberikan semua tanggung jawab kepada Messi. Karena dengan begitu, apa gunanya kamu berada di sana?" kata mantan pemain depan Argentina, Claudio Caniggia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
85 Gol dalam 100 Laga: Kylian Mbappe Lebih Tajam dari Benzema, Nyaris Samai Ronaldo
-
Hadiah Uang Juara Piala Dunia 2026 Naik
-
Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG
-
Nova Arianto Buka Pintu Maaf untuk Fadly Alberto, Tunggu Keputusan Komdis PSSI
-
Persiapan Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Sertakan 7 Pemain Diaspora
-
Luis Enrique Puji Mental Juang PSG saat Kalahkan Bayern Munich
-
Paspoortgate Memanas, Hasil Sidang Banding NAC Breda Soal Kasus Dean James Diumumkan Pekan Depan
-
Dony Tri Pamungkas Masih Percaya Persija Bisa Juara Super League 2025/2026
-
Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera
-
John Stones Umumkan Hengkang dari Manchester City Akhir Musim Ini