- Dewa United akan menghadapi Persija Jakarta pada Minggu di BRI Super League musim 2025/2026.
- Pelatih Jan Olde Riekerink fokus memulihkan mental tim pasca kekalahan beruntun sebelumnya.
- Dewa United berencana memanfaatkan kelemahan lawan yang kehilangan beberapa pemain kunci penting.
Suara.com - Pelatih kepala Jan Olde Riekerink tengah mempersiapkan mental skuad Dewa United jelang laga panas di akhir pekan ini.
Pasukan Banten Warriors dijadwalkan menantang tuan rumah Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi bergengsi BRI Super League musim 2025/2026.
Pertarungan adu gengsi kedua kesebelasan ini akan diselenggarakan secara megah di lapangan Jakarta International Stadium pada hari Minggu mendatang.
Tim tamu datang ke ibu kota dengan membawa beban psikologis usai menelan rentetan hasil mengecewakan di beberapa laga terakhir.
Mereka baru saja dipecundangi oleh Bhayangkara FC dengan skor 0-2 pada pertandingan liga domestik awal bulan ini.
Penderitaan tersebut berlanjut usai mereka resmi tersingkir dari ajang AFC Challenge League akibat kalah agregat 2-3 dari Manila Digger.
Sang juru taktik menyadari betul bahwa rentetan hasil minor tersebut berdampak langsung pada kondisi mental di ruang ganti timnya.
Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa anak asuhnya siap menjadikan laga di ibu kota sebagai momentum kebangkitan.
“Kami harus mengatasi kekecewaan akibat tersingkir (dari AFC Challenge League) di pertandingan pekan lalu, dan menurut saya Persija setidaknya akan menjadi pertandingan yang menarik untuk dimainkan."
Baca Juga: Duel Puncak Klasemen, Marc Klok Nilai Laga Persib vs Borneo FC Seperti Final
"Maka itulah persiapannya,” kata Jan pada jumpa pers daring, Sabtu.
Ia mengingatkan seluruh pemainnya bahwa merasakan fase terpuruk merupakan sebuah dinamika yang sangat lumrah di dunia olahraga profesional.
“Di olahraga, Anda akan selalu berurusan dengan kekecewaan."
"Namun itulah yang selalu Anda bangun sebagai tim, dan itu bukan dari pertandingan ke pertandingan lainnya, namun itu adalah proses secara keseluruhan."
"Dan menurut saya dasar itu cukup kuat bagi kami untuk mempersiapkan diri menuju pertandingan berikutnya,” tutur pelatih asal Belanda itu.
Menyinggung soal kekuatan lawan, ia menyadari sang tuan rumah saat ini tengah bersaing ketat di papan atas dengan koleksi 51 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?