Suara.com - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate mengalami cedera bahu saat berolahraga di pantai Repino pada Rabu (20/6/2018). Southgate mendapat cedera saat timnas Inggris tengah menikmati jeda istirahat usai menang 2-1 atas Tunisia.
Juru taktik The Three Lions itu langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan bantuan asisten tim dokter Timnas Inggris, Rob Chakraverty. Menurut Rob, cedera itu akan membuat Southgate harus sedikit menahan emosinya saat merayakan gol di atas lapangan.
Seperti diketahui, Inggris akan berhadapan dengan Panama di Matchday 2 Grup G Piala Dunia 2018 pada Minggu (24/6/2018).
"Ke depan, saya kemungkinan tak akan merayakan gol secara atletis. Dokter sudah menjelaskan, meninju udara bukanlah pilihan yang tepat (untuk merayakan gol)," kata Southgate seperti dilansir dari The Guardian, Kamis (21/6/2018).
Southgate mengaku lega Timnas Inggris punya tim dokter yang hebat. Mereka, kata Southgate, bekerja cepat untuk menangani cideranya. Mantan pemain Middlesbrough itu juga meminta maaf kepada seluruh tim karena telah membuat hari libur mereka diisi kekhawatiran.
"Mereka (para pemain dan ofisial) berhak untuk bersantai, kami memberi sedikit waktu istirahat bagi mereka karena telah bekerja keras (menghadapi Tunisia)," kata Southgate.
"Kami beruntung punya tim medis kelas wahid disekeliling kami, jadi ini akan baik-baik saja. Saya mendapat bantuan yang hebat dari mereka, dan saya ingin minta maaf karena merusak hari istirahat mereka," tambah mantan pelatih Timnas Inggris U-21 itu.
Lebih lanjut Southgate bersyukur yang mengalami cidera cuma dirinya, bukan para pemain. "Ini masih lebih baik, karena yang mengalami cidera adalah saya, bukan para pemain. Mereka sedikit terkejut saat tim berkumpul, mereka bertanya: apa yang anda lakukan? Seperti biasa, mereka mungkin sedikit terhibur," tukasnya.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera