Suara.com - Megabintang sekaligus kapten Cristiano Ronaldo, tampil di bawah form saat Timnas Portugal ditahan imbang Iran 1-1 pada laga matchday terakhir Grup B Piala Dunia 2018, Selasa (26/6/2018) dini hari WIB. Beruntung Portugal tetap memastikan diri lolos ke babak 16 besar, sementara Iran harus angkat koper.
Tampil buruk hampir sepanjang 90 menit, Ronaldo bahkan gagal mengonversi sebuah penalti untuk menjadi gol di menit 53. Tak seperti biasanya, sepakan Ronaldo amat lemah dan kurang terarah, sehingga bisa diantisipasi dengan mudah oleh kiper Iran, Alireza Beiranvand.
Usai unggul 1-0 berkat gol cantik Ricardo Quaresma di akhir babak pertama, Portugal akhirnya kebobolan di injury time babak kedua.
Lewat VAR, wasit memberikan hadiah penalti kepada Iran usai Cedric Soares melakukan handsball di kotak terlarang. Penyerang pengganti Karim Ansarifard tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membawa Iran memaksakan laga berakhir seri.
Usai peluit panjang ditiupkan wasit Enrique Caceres, Ronaldo sendiri tampak begitu kesal sambil meninggalkan lapangan. Attacker berusia 33 tahun itu bahkan tidak berbicara dengan rekan-rekan setimnya dan langsung ngeloyor ke ruang ganti.
Mengomentari hal tersebut, pelatih Portugal Fernando Santos pun mengaku maklum. Menurut sang juru taktik, adalah hal yang lumrah jika Ronaldo "bertingkah" seperti itu.
"Saya memahaminya, itu sangat wajar. Sangat wajar jika seorang pemain top merasa kesal lantaran tidak maksimal dalam sebuah laga. Dia mungkin berpikir seperti itu, tapi saya pikir Ronaldo sudah tampil cukup baik di sepanjang laga. Ia selalu berusaha 100%," ucap Santos seperti dimuat Sky Sports.
"Para pemain terbaik di dunia menghadapi permasalahan itu, ketika tidak ada sebuah momen yang menghampiri di suatu laga, mereka pun kesal. Hal itu membuat mereka sangat terluka, lebih dari pemain yang lain," sambung pelatih yang sukses membawa Portugal menjurai Piala Eropa 2016 itu.
"Mereka selalu ingin menang, mereka ingin menjadi yang terbaik dan mereka menolak untuk gagal. Dan ketika mereka gagal, mereka menjadi sangat marah. Saya sangat maklum," tukasnya.
Portugal sendiri finis di peringkat kedua klasemen akhir Grup B dengan lima poin, hanya kalah agresivitas gol dari Spanyol yang berada di puncak. Sementara itu, Iran bercokol di peringkat ketiga, hanya terpaut satu poin dari Spanyol dan Portugal.
Portugal akan berhadapan dengan juara Grup A Uruguay di babak 16 besar nanti, sementara Spanyol akan bentrok dengan tuan rumah turnamen Rusia yang berstatus runner-up Grup A.
Berita Terkait
-
Selamat Ulang Tahun ke-41 Cristiano Ronaldo, Kapan Mau Pensiun?
-
Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Ancam Hengkang dari Al Nassr di Akhir Musim
-
Cristiano Ronaldo Mogok Main Gara-gara Klub Pelit di Bursa Transfer
-
Dikabarkan Mogok Main, Cristiano Ronaldo Berpotensi Reuni dengan Lionel Messi di MLS
-
Satu Gol Lagi, Kylian Mbappe Lewati Rekor Abadi Cristiano Ronaldo di Liga Champions
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Selamat Tinggal Kevin Diks? Rekan Maarten Paes di Ajax Dibidik Borussia Monchengladbach