Suara.com - Duel prestise bertajuk pertaruhan harga diri akan tersaji di Mordovia Arena, Rusia, kala Panama bertemu Tunisia di laga terakhir Grup G Piala Dunia 2018, Sabtu (29/6/2018) dini hari WIB.
Kedua negara sejatinya sudah tak punya peluang lagi melaju ke fase 16 Besar Piala Dunia 2018. Hal ini menyusul kekalahan di dua laga awal.
Setelah takluk 0-3 dari Belgia pada laga perdana Grup G, 18 Juni 2018, Panama 'dicukur' Inggris, enam hari kemudian, dengan skor telak 1-6.
Baca Juga: Della / Rizki Melenggang ke Perempat Final Malaysia Open 2018
Di lain pihak, nasib Tunisia hampir tidak jauh berbeda. Usai menyerah 1-2 dari Inggris, Yohan Benalouane dan kawan-kawan dilibas Belgia, 2-5.
Meski sama-sama belum meraih poin, namun Tunisia lebih baik dari segi defisit gol, dan menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen setelah Inggris dan Belgia.
Sesuai dengan tajuk di atas, laga ini akan merpertaruhkan harga diri kedua negara. Baik Tunisia maupun Panama, sama-sama bertekad mengakhiri kiprah mereka di Piala Dunia 2018 dengan kemenangan.
Baca Juga: Dua Ganda Putra Tumbang, Indonesia Bertumpu Pada The Minions
Hal ini sebagaimana diungkapkan perwakilan kedua negara, Hamidi Nagguez dari kubu Tunisia dan Hernan Dario Gomez yang tak lain peracik strategi Timnas Panama.
"Kami melakoni dua laga terakhir melawan tim yang lebih baik dari kami, dimana kami tergabung di grup yang sulit," kata Nagguez.
"Kini, kami harus fokus pada laga terakhir dan menang melawan Panama, serta menghentikan catatan 40 tahun tanpa satu kemenangan di pertandingan Piala Dunia," bek berusia 25 tahun ini menambahkan.
Baca Juga: Samai Rekor Schumacher, Hamilton Malah Puji Kimi
"Kami masih di Piala Dunia. Bisa menang, atau mendapat satu poin akan sangat penting buat kami dan keseluruhan Panama. Dengan begitu kami bisa mengukir sejarah," ujar Gomez.
"Laga melawan Tunisia akan sulit, tapi tidak sesulit melawan tim-tim Eropa. Kami tak diunggulkan, tapi kami setidaknya ingin mengambil satu poin sebelum kembali ke Panama," pungkasnya.
Susunan Pemain Panama vs Tunisia di Grup G Piala Dunia 2018
Berita Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Mengerikan
-
I.League Cabut Larangan Suporter Tandang, Pertama Sejak Tragedi Kanjuruhan
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15
-
Usai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Piala Dunia
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil