Suara.com - Kendati diposisikan sebagai unggulan --khususnya dalam undian grup-- karena menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia sejatinya tergolong sebagai salah satu underdog. Demikian juga halnya dengan Kroasia. Maka, wajar jika laga perempat final antara Rusia vs Kroasia, Sabtu (7/7/2018) malam, disebut sebagai duel dua tim underdog demi menggapai impian.
Kedua tim juga sama-sama melaju ke fase ini setelah menjalani laga berat di 16 Besar atau perdelapan final. Rusia akhirnya berhasil menaklukkan juara Piala Dunia 2010, Spanyol, sementara Kroasia menyingkirkan Denmark; dua-duanya lewat drama adu penalti.
Tidak dipungkiri, Rusia punya satu keuntungan dalam hal ini karena bermain di hadapan publik sendiri, di salah satu stadion kebanggaan mereka yaitu Fisht Stadium di Sochi. Namun Kroasia punya kelebihan lain sebagai salah satu tim yang belum terkalahkan sejauh ini (empat pertandingan), sementara Rusia sempat ditekuk Uruguay di penyisihan grup.
Baik tim tuan rumah asuhan pelatih Stanislav Cherchesov, maupun Kroasia yang diasuh pelatih Zlatko Dalic, jelas kini sama-sama punya misi untuk bisa melangkah lebih jauh yaitu ke semifinal atau empat besar. Bahkan lebih dari itu, impian berlaga di partai puncak dan peluang merebut trofi pun kini ada di benak mereka, kendati saat ini masih sama-sama akan fokus dulu ke laga di hadapan mata.
"Tidak ada tekanan berat bagi kami lagi seperti saat menjelang turnamen ini. Kini kami sudah di perempat final. Kami hanya ingin menyenangkan para pendukung kami, dan melaju lebih jauh. Itu saja," ungkap salah seorang pemain timnas Rusia, Aleksandr Samedov, sebagaimana dilansir situs FIFA.
"Kami tidak butuh eforia saat ini, karena turnamen ini masih berjalan. Beberapa tim hebat sudah harus tersingkir, dan di pertandingan fase knock out (seperti ini) tidak ada ruang untuk berbuat kesalahan," tutur pelatih Cherchesov pula, menekankan fokus timnya saat ini.
Di kubu timnas Kroasia, komentar senada antara lain datang dari dua penggawa mereka, Ivan Rakitic dan Luka Modric. Tanpa sedikit pun meremehkan lawan, optimisme dan tekad menggapai hasil terbaik pun terdengar dari mulut mereka.
"Bagiku, semua pertandingan istimewa saat bermain bagi tim nasional. Kami sangat termotivasi untuk menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa kami bermain dengan hebat, bahwa kami adalah tim yang bagus," ujar Rakitic.
"Ya, saya menduga taktiknya (Rusia) akan sama (saat melawan Spanyol). Rusia adalah tim yang tak nyaman (untuk dihadapi). Mereka banyak berlari dan sangat terorganisir. Mereka pantas ada di perempat final dan tentunya akan berusaha melangkah jauh. Menghadapi Rusia dan pendukungnya akan jadi sesuatu yang luar biasa," komentar Modric pula.
Baca Juga: Nikah dengan Dimas Anggara, Nadine Chandrawinata Pakai Gaun Ibu
"Bisa bermain di Piala Dunia ini adalah satu kebanggaan besar. Bermain untuk tim kami merupakan kehormatan besar sekaligus sebuah kesenangan. Namun memenangi Piala Dunia bersama Kroasia itu hampir tak terbayangkan, seperti sebuah dongeng paling indah. Akan luar biasa (rasanya jika bisa) mengangkat trofi itu sebagai kapten tim," sambung Modric mengutarakan impian yang kini ada di benaknya.
Pemain Kunci dan Kondisi Tim
Selain Samedov, pemain kunci yang kembali bakal diharapkan maksimal memainkan perannya di Rusia adalah Aleksandr Golovin dan Denis Cheryshev. Demikian juga dengan Artem Dzyuba di lini terdepan, dan tentu saja Igor Akinfeev di bawah mistar gawang.
Namun pelatih Cherchesov saat ini harus kehilangan Yuri Zhirkov yang cedera. Sementara untuk pemain penting lainnya yang sudah harus absen sejak awal, Alan Dzagoev, kondisinya dilaporkan sudah membaik dan bakal ditentukan di saat-saat terakhir oleh sang pelatih apakah bakal masuk starting line-up atau tidak.
Di pihak lain, Kroasia juga mengalami masalah ketika Mateo Kovacic dan Ivan Strinic berada dalam kondisi cedera. Walau demikian, perkembangan kondisi terakhir akan memastikan apakah mereka maupun salah satunya bisa dimainkan sejak awal atau tidak kali ini.
Yang jelas, sesuai prediksi banyak pengamat, selain Rakitic dan Modric, pelatih Dalic masih akan mengandalkan beberapa pilar seperti Dejan Lovren, Marcelo Brozovic, Ante Rebic, Ivan Perisic, serta Mario Mandzukic di depan. Tidak terkecuali tentunya kiper Danijel Subasic yang aksinya tak kalah hebat kala melawan Denmark.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam