Suara.com - Pelatih Barito Putera Jacksen Ferreira Tiago tidak kecewa timnya gagal merebut kembali posisi puncak klasemen Liga 1 2018. Hal itu setelah Barito menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/7/2018).
Tim berjuluk Laskar Antasari masih bertahan di posisi kedua klasemen dengan nilai 27, terpaut hanya satu poin dengan PSM Makassar yang menempati posisi puncak.
"Beban yang diberikan kepada saya bukan juara paruh musim, tapi untuk naik ke papan atas. Ini adalah proses untuk meraih target," kata Jacksen usai pertandingan.
Pelatih asal Brasil itu enggan menyalahkan anak asuhnya meskipun gagal membawa pulang dari markas Borneo FC, karena tuan rumah memang bermain lebih baik dibanding timnya.
"Kita susah menang karena lawannya tangguh. Salah satu lawan tertangguh yang kita temui dalam 16 laga terakhir," tambahnya.
Pemain Barito Putra Dandi Maulana berharap rekan-rekannya tidak larut dalam kekalahan dan segera bangkit untuk menghadapi laga selanjutnya.
"Pertandingan luar biasa, hasil belum maksimal. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi," kata Dandi.
Sementara itu, pelatih Borneo FC Dejan Antonic memberikan apresiasi kepada pemainnya yang bersemangat mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
"Yang penting kita bisa menang. Pemain saya menunjukkan semangat untuk menang," ucapnya.
Menurut Dejan, kunci kemenangan timnya kali ini berkat transisi perubahan formasi yang diterapkan pada babak kedua. Pada babak pertama, Pesut Etam bermain dengan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan Marlon Da Silva, Ambrizal Umanailo dan Titus Bonai dalam menyerang.
"Babak pertama kita tidak terlalu banyak berani. Babak kedua kita ganti sedikit pemain. Rachman, Lerby, dan Sultan masuk. Saya senang sekali 4-4-2 bikin kita sukses lagi. Dua gol dari Marlon bagus, Tuhan bantu kita," ungkap juru taktik asal Serbia ini.
Pemain Borneo FC Julien Faubert juga memuji rekan-rekannya yang tidak menyerah sepanjang laga dan terbukti gol penentu baru terjadi di pengujung laga lewat tandukan Marlon.
"Kami terus berjuang untuk menciptakan gol. Kami melakukan pergantian pemain untuk memainkan dua striker. Dan ini kuncinya kami tidak pernah menyerah dan terus meminimalkan kesalahan," ujar Julien. (Antara)
Berita Terkait
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
John Herdman Ketahuan Nongkrong Bareng Bos Klub Saat Dewa United Tumbangkan Borneo FC
-
Persib Bandung Fokus Super League Usai Gugur ACL 2 Buat Borneo FC dan Persija Terancam Bahaya
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris