- Manajemen Persib Bandung memuji Borneo FC dan Persija Jakarta karena telah menciptakan standar kompetisi yang sangat ketat.
- Persib Bandung resmi menjuarai Super League 2025/2026 dan menjadi klub Indonesia pertama yang menyematkan lima bintang.
- Keberhasilan meraih tiga gelar beruntun merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh komponen tim serta dukungan Bobotoh.
Suara.com - Manajemen Persib Bandung secara terbuka melayangkan pujian kepada Borneo FC dan Persija Jakarta yang dinilai berhasil menciptakan standar kompetisi paling ketat dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa tanpa tekanan hebat dari kedua rival tersebut, misi Maung Bandung meraih tiga gelar beruntun mungkin tidak akan terwujud dengan mentalitas sekuat ini.
Kesuksesan mengunci takhta juara Super League 2025/2026 sekaligus menahbiskan Persib sebagai klub pertama di Indonesia yang berhak menyematkan lima bintang di atas logo kebesaran mereka.
Respek Tinggi untuk Rival Papan Atas
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak manajemen di tengah suasana gegap gempita perayaan juara yang dipusatkan di Gedung Sate, Bandung, Minggu.
Adhitia Putra Herawan menyebut kehadiran Borneo FC dan Persija Jakarta sebagai penantang utama telah memaksa Persib untuk terus melampaui batas kemampuan mereka di setiap pertandingan.
“Terima kasih kepada Borneo, Persija, dan seluruh tim lain yang telah menciptakan atmosfer kompetisi yang luar biasa. Liga Indonesia menunjukkan diri sebagai liga yang kompetitif,” ujarnya di Gedung Sate, Bandung.
Kualitas liga yang semakin meningkat diyakini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan industri sepak bola nasional.
Ketegangan persaingan yang terjaga hingga pekan terakhir dianggap menjadi bukti bahwa tidak ada lagi tim yang bisa meremehkan kekuatan lawan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Super League 2025/2026: David da Silva Rajai Top Skor dan Masuk Best XI Super League
Kunci Konsistensi dan Kerja Kolektif
Dalam pandangan manajemen, keberhasilan mempertahankan gelar juara selama tiga musim berturut-turut merupakan hasil dari perencanaan strategis yang matang.
Konsistensi performa di lapangan menjadi faktor paling krusial yang membuat Persib mampu keluar dari tekanan para pesaing dalam perburuan gelar.
Adhitia menekankan bahwa pencapaian historis tersebut mustahil diraih jika hanya mengandalkan kemampuan individu pemain atau pelatih semata.
Ia menyebut stabilitas tim merupakan buah dari kerja keras kolektif yang melibatkan sinergi harmonis di seluruh lini organisasi klub.
“Semua komponen mendukung, mulai dari pemain, pelatih, manajemen, Bobotoh, hingga berbagai pihak yang ikut menjaga stabilitas tim sepanjang musim,” katanya menjelaskan.
Berita Terkait
-
Jean-Paul Van Gastel Betah Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak bersama PSIM Yogyakarta
-
Gelandang Manchester City Kasih Selamat Eliano Reijnders Bawa Persib Bandung Juara Super League
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Persib Bandung Raih Bonus Rp1 Miliar Usai Cetak Hattrick Juara Super League
-
Persib Bandung Kampium, Konvoi Kemenangan Mengular Bandung Membiru Rayakan Sejarah
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?