Bola / Bola Indonesia
Minggu, 24 Mei 2026 | 14:41 WIB
Persib Bandung meraih gelar juara kompetisi BRI Super League 2025/2026. [Suara.com / Rahman]
Baca 10 detik
  • Manajemen Persib Bandung memuji Borneo FC dan Persija Jakarta karena telah menciptakan standar kompetisi yang sangat ketat.
  • Persib Bandung resmi menjuarai Super League 2025/2026 dan menjadi klub Indonesia pertama yang menyematkan lima bintang.
  • Keberhasilan meraih tiga gelar beruntun merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh komponen tim serta dukungan Bobotoh.

Suara.com - Manajemen Persib Bandung secara terbuka melayangkan pujian kepada Borneo FC dan Persija Jakarta yang dinilai berhasil menciptakan standar kompetisi paling ketat dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa tanpa tekanan hebat dari kedua rival tersebut, misi Maung Bandung meraih tiga gelar beruntun mungkin tidak akan terwujud dengan mentalitas sekuat ini.

Kesuksesan mengunci takhta juara Super League 2025/2026 sekaligus menahbiskan Persib sebagai klub pertama di Indonesia yang berhak menyematkan lima bintang di atas logo kebesaran mereka.

Respek Tinggi untuk Rival Papan Atas

Pesepak bola Persija Jakarta Maxwell Souza (tengah) berebut bola diadang pesepak bola Borneo FC Rivaldo Pakpahan (kanan) pada lanjutan Liga 1 di Stadion Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/nz

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak manajemen di tengah suasana gegap gempita perayaan juara yang dipusatkan di Gedung Sate, Bandung, Minggu.

Adhitia Putra Herawan menyebut kehadiran Borneo FC dan Persija Jakarta sebagai penantang utama telah memaksa Persib untuk terus melampaui batas kemampuan mereka di setiap pertandingan.

“Terima kasih kepada Borneo, Persija, dan seluruh tim lain yang telah menciptakan atmosfer kompetisi yang luar biasa. Liga Indonesia menunjukkan diri sebagai liga yang kompetitif,” ujarnya di Gedung Sate, Bandung.

Kualitas liga yang semakin meningkat diyakini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perkembangan industri sepak bola nasional.

Ketegangan persaingan yang terjaga hingga pekan terakhir dianggap menjadi bukti bahwa tidak ada lagi tim yang bisa meremehkan kekuatan lawan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Super League 2025/2026: David da Silva Rajai Top Skor dan Masuk Best XI Super League

Kunci Konsistensi dan Kerja Kolektif

Dalam pandangan manajemen, keberhasilan mempertahankan gelar juara selama tiga musim berturut-turut merupakan hasil dari perencanaan strategis yang matang.

Konsistensi performa di lapangan menjadi faktor paling krusial yang membuat Persib mampu keluar dari tekanan para pesaing dalam perburuan gelar.

Adhitia menekankan bahwa pencapaian historis tersebut mustahil diraih jika hanya mengandalkan kemampuan individu pemain atau pelatih semata.

Ia menyebut stabilitas tim merupakan buah dari kerja keras kolektif yang melibatkan sinergi harmonis di seluruh lini organisasi klub.

“Semua komponen mendukung, mulai dari pemain, pelatih, manajemen, Bobotoh, hingga berbagai pihak yang ikut menjaga stabilitas tim sepanjang musim,” katanya menjelaskan.

Load More