Suara.com - Bobotoh--suporter Persib Bandung--akan melakukan tur menuju markas Persebaya Surabaya. Tur itu guna menyaksikan langsung laga Persebaya versus Persib yang berlangsung di stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (26/7/2018).
Rombongan bobotoh akan mulai berangkat menuju kota Pahlawan pada Rabu (25/7/2018), petang. Konvoi tersebut diikuti oleh 21 kendaraan yang terdiri dari mobil pribadi dan bus.
"Itu terdiri dari beberapa mobil bus, berangkatnya Insya Allah ba'da asar dari Bandung," ujar salah satu koordinator keberangkatan rombongan bobotoh, Agus Rahmat di halaman stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (24/7/2018).
Menurutnya, tiket yang disiapkan untuk bobotoh oleh panitia pertandingan Persebaya vs Persib, sebanyak 5 ribu lembar tiket. "Kuotanya sudah habis, kita buka pendaftaran dari Sabtu kemarin dan habis hari ini," jelasnya.
Agus mengatakan animo bobotoh untuk berangkat menuju Surabaya tetap membeludak, padahal tiket sudah ludes terjual. Masih banyak bobotoh yang menanyakan terkait ketersediaan tiket dan barengan bisa berangkat menuju Surabaya.
"Sebagian kan sudah berangkat duluan menggunakan kereta, dan sisanya baru berangkat besok. Memang animo bobotoh membeludak cuma kan kuota sudah habis," beber Agus.
Adapun harga tiket masuk stadion dan biaya perjalanan yang harus dibayar Bobotoh yang mengikuti tur Persebaya vs Persib itu yakni sebesar Rp 350 ribu.
"Bisa rame begini ya mungkin karena ada faktor persaudaraan sama Bonek (suporter Persebaya), terus juga kan melihat Persib sekarang edun," katanya.
Agus berharap agar bobotoh yang mengikuti tur itu harus bisa tertib dan tidak melakukan kerusuhan selama perjalanan menuju ke markas Persebaya.
"Kita juga berharap ya Persib bisa menang, walaupun kita ke rumah saudara, apalagi kalau menang kan Persib bisa jadi pemuncak klasemen dan kedepannya bisa tetap konsisten dan jadi juara Liga 1," tutupnya. (Aminuddin)
Berita Terkait
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Persija Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Utamakan Proses Ketimbang Gelar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan