"Sebenarnya saat mau ke Jakarta, saya sempat menolak. Biar sekolah dulu di SMP 23, tapi hanya sampai kelas 7 saja. Namun klub Blue Eagle, terus mendesak, dia meneruskan kelas 8 dan 9 di Jakarta. Tapi nyatanya, Supriadi malah ditelantarkan," kata Kalsum.
Tuhan pun mendengar doa Kalsum. Pintu menuju karier terbuka buat Supri lewat Timnas Pelajar.
Saat itu Supri yang tengah sakit menghubungi PSSI dan menceritakan kondisinya. PSSI pun mengambil dan merawat Supri yang tengah sakit dan memberinya kesempatan tampil di timnas pelajar.
Tergabung di timnas pelajar, dua turnamen diikuti Supri, yaitu di Malaysia dan Cina.
"Untungnya dia punya nomor orang PSSI, jadi dia tertolong dan dibawa PSSI untuk dirawat dan masuk ke Timnas Pelajar," ceritanya sambil teteskan air mata.
Lulus SMP, Supri pun balik ke Surabaya. Di mana secercah harapan yang dimilikinya nyaris kembali sirna menyusul sikap keras sang ayah.
Diusir dari rumah hingga tidur beralaskan tikar di warung sang ibu
Berstatus sebagai penggawa timnas pelajar, cobaan kembali mendatangi Supriadi. Sikap sang ibu yang mendukung penuh keinginan Supri menjadi pesepakbola membuat sang ayah Jengkel.
Uang pemberian suami selalu habis digunakan Kalsum untuk keperluan Supri yang saat itu membutuhkan uang untuk membeli perlengkapan dan uang saku untuk mengikuti turnamen di Malaysia. Supri pun meminta izin pada sang ayah. Namun sang ayah marah hingga mengusirnya dari rumah.
Baca Juga: Bukan karena Murah, Ini Alasan Lelaki Lebih Senang Belanja Online
Supri pun tidur di warung nasi milik ibunya. Hingga tiga kakak Supri rela menggadaikan BPKB sepeda motor mereka untuk uang saku sang adik.
"Saat itu saya kumpulkan ketiga kakak Supri. Dan mereka mau menggadaikan BPKB motor untuk biaya berangkat ke Malaysia," kenang Kalsum.
Di Malaysia, Supri tampil impresif. Kesempatan untuk mengikuti turnamen di Cina pun datang. Turnamen yang membuka jalan bagi Supri untuk membela Garuda Asia.
Fakhri Husaini kepincut, Garuda pun tersemat di dada
Sepulangnya dari Cina, Supriadi mendapat panggilan dari arsitek timnas U-16 Fakhri Husaini. Fakhri yang kepincut dengan kecepatan dan kemampuan Supri mengolah si kulit bundar, memasukkan namanya ke skuat Garuda Asia tanpa seleksi.
"Saat itu pulang dari Cina Supri langsung dipanggil Fakhri Husaini tanpa seleksi dan jadi pemain inti hingga saat ini. Sebenarnya pada waktu itu, seleksi Timnas U16 bersamaan dengan agenda Timnas Pelajar ke Cina. Tapi karena rejeki Supri, ia pun dipanggil dan mendapat surat dari Fakhri Husaini," sambung Kalsum.
Putra keempat dari pasangan Kalsum dengan Denan ini pun sudah keliling Asia untuk mengharumkan nama Indonesia. Mulai dari Cina, Jepang, Thailand, Singapura, Malaysia.
"Jika mengingat perjuangan Supri awal-awal rasanya tak tega, tapi setelah berhasil seperti saat ini rasanya saya sangat senang. Ia sekarang bersekolah di Ragunan karena ia sukses dengan seleksi yang diikutinya," imbuh Kalsum.
Berseragam Garuda, kini Supri menyedot perhatian di ajang Piala AFF U-16. Gol dia sumbang di laga perdana kontra Filipina. Di laga kedua, Selasa (31/7/2018), Supri pun memainkan peran besar dalam membombardir sisi kanan pertahanan Myanmar.
Malam ini, Kamis (2/8/2018), Garuda Asia yang saat ini memuncaki Grup A dengan torehan dua kemenangan di dua laga, akan memperebutkan posisi puncak klasemen dengan Vietnam. Di pertandingan ini, Supri diharapkan kembali memainkan perannya dengan baik untuk bisa mengantar Garuda Asia ke fase gugur. (Dimas Angga P)
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Tag
Berita Terkait
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jadi Destinasi Baru Bulan Agustus, Styles Land Ajak Pengunjung Eksplorasi Dunia Kreatif di Jakarta
-
6 Weton Tibo Pati: Harus Rasakan Kesulitan Rezeki Sebelum Akhirnya Sukses Bergelimang Harta
-
Tanggal Kembar 8.8, Saatnya Lengkapi Kebutuhan Skincare hingga Vitamin dengan Lebih Hemat
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?
-
Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart
-
140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini
-
Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun
-
Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja
-
Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi