Suara.com - Persebaya akhirnya resmi mengumunkan sosok pelatih kepala anyar mereka, sebagai pengganti Angel Alfredo Vera yang didepak beberapa waktu lalu. Persebaya menjatuhkan pilihan kepada Djadjang Nurdjaman.
Persebaya pun mengonfirmasi akan "mengawinkan" Djanur -sapaan akrab Djadjang- dengan Bejo Sugiantoro, yang sebelumnya menjabat caretaker usai Alfredo dipecat, sebagai duet pelatih Tim Green Force di paruh kedua musim Liga 1 2018.
Pernah mengantarkan Persib juara liga dan bisa klik dengan Bejo, itu lah yang menjadi pertimbangan utama manajemen Persebaya menjatuhkan pilihan pada Djanur.
"Ada banyak pelatih yang melamar (untuk posisi pelatih kepala Persebaya). Tapi, kami memilih Djanur karena pengalamannya menangani klub-klub besar di Indonesia. Juga relasi yang nyaman dengan Bejo," ungkap manajer tim Persebaya, Candra Wahyudi, seperti dilansir laman resmi klub.
"Semoga duet pelatih Djanur-Bejo bisa membawa Persebaya meraih hasil maksimal di sisa Liga 1 musim ini," lanjutnya.
Djanur memang merupakan pelatih dengan jam terbang tinggi, serta berlisensi A AFC. Pada 2007, pria 53 tahun itu mulai menahkodai Persib. Pernah hijrah sejenak ke Pelita Jaya pada 2011, Djanur kembali ke Maung Bandung pada 2012.
Hingga pada akhirnya, ia mengantarkan Persib juara Indonesia Super League (ISL), kasta tertinggi sepak bola Indonesia, pada musim 2014.
Predikat juara ISL itu membuat Persib berhak mewakili Indonesia di ajang Piala AFC 2015. Prestasi Maung Bandung pun lumayan bagus di kompetisi kasta kedua antarklub Asia tersebut, yakni melangkah hingga babak 16 besar. Selain Persib, Djanur juga pernah membesut tim legendaris lain di Tanah Air, PSMS Medan.
"Saya senang bisa bergabung Persebaya. Bersama Coach Bejo yang tahu detail tim juga kultur sepak bola Surabaya, semoga kami bisa membawa Persebaya meraih hasil maksimal," ujar Djanur.
Baca Juga: Hari Kedelapan Asian Games 2018, 35 Medali Emas Diperebutkan
"Saya tentu akan banyak berkomunikasi dan berdiskusi dengan Coach Bejo," sambungnya.
Bejo sendiri pun angkat bicara soal penunjukan Djanur ini. "Saya akan bantu Coach Djanur masuk di Persebaya. Saya akan mengawal dari sisi pemain, memastikan kondisi tim kondusif," ucap mantan bek andalan Timnas Indonesia tersebut.
Berita Terkait
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
-
Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung