Suara.com - Newcastle akan menjamu Chelsea di laga pekan ketiga Liga Primer Inggris, Minggu (26/8/2018) malam. Skuat The Blues yang meraih rekor kemenangan di dua laga awal bisa saja terputus kala bertandang ke Stadion St. James Park .
Ya, bisa jadi Newcastle bukanlah lawan yang selevel bagi Chelsea. Apalagi skuat The Magpies melakoni start dengan kurang baik di musim ini dengan keok atas Tottenham Hotspur 2-0 dan dipaksa bermain imbang tanpa gol ketika menghadapi Cardiff City.
Sementara itu, Chelsea yang musim ini cukup jor-joran di bursa transfer musim panas, mengawali kompetisi Liga Primer Inggris musim ini dengan torehan positif. Di bawah besutan Maurizio Sarri, skuat London Barat sukses menekuk Huddersfield Town dan yang terakhir mampu mempecundangi Arsenal dengan skor 3-2.
Melihat hasil itu tentu Chelsea yang paling dijagokan. Tetapi perlu diingat, Stadion St. James Park bukanlah tempat yang ramah bagi Eden Hazard dkk.
Dilihat dari catatan, Newcastle mampu memetik kemenangan sebanyak empat dari lima kali laga kandang kala menjamu Chelsea musim lalu. Satu pertandingan lainnya berakhir dengan skor imbang pada 2015 silam.
Yang menarik dari data yang dirilis situs resmi Premier League, Newcastle selalu memenangi tiga laga kandang terakhir di hari Minggu pada 2018. Sedangkan Chelsea menunjukkan hasil yang berlawanan dengan kekalahan di tiga laga tandangnya.
Ini tentu bakal jadi tantangan menarik bagi Sarri usai sukses menekuk lawan tangguh Arsenal di pekan kedua lalu. Jika mampu kembali membawa kemenangan bagi Chelsea, mantan juru taktik Napoli ini akan menjadi manajer The Blues kelima yang memenangi tiga pertandingan pertamanya di Liga Primer Inggris setelah Antonio Conte, Carlo Ancelotti, Guus Hiddink dan Jose Mourinho.
Menghadapi Newcastle, Mateo Kovacic yang absen kala laga menghadapi Arsenal lalu diprediksi bakal dimainkan sebagai starter. Gelandang asal Kroasia ini memiliki catatan apik saat mengawali laga bersama Chelsea dengan mencatatkan sukses 100 persen operan dalam 30 menit penampilannya.
Satu pemain lain yang juga diperkirakan bakal jadi starter Chelsea adalah Eden Hazard. Dalam dua laga pertama, Hazard selalu masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Namun bintang Belgia itu selalu memberikan kontribusi positif untuk timnya.
Melawan Huddersfield, dia menyumbang satu assist. Melawan Arsenal, dia merancang assist untuk gol penentu kemenangan yang dicetak Marcos Alonso sembilan menit jelang waktu normal berakhir.
Berita Terkait
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Pamer Baby Bump, Chelsea Islan Umumkan Hamil Anak Pertama di Ultah Suami
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata