Suara.com - Penyerang Juventus, Mario Mandzukic, diklaim telah menolak kesempatan untuk bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas 2018 ini. Apa pasal?
Kabar ketertarikan Man United pada Mandzukic memang sempat tersiar beberapa waktu lalu. Penyerang internasional Kroasia berusia 32 tahun, yang mencetak gol di final Piala Dunia 2018 ke gawang Prancis, disebut-sebut menjadi target transfer manajer Setan Merah, Jose Mourinho.
Namun, transfer akhirnya dipastikan urung terjadi lantaran bursa transfer di Inggris telah ditutup pada 9 Agustus 2018 lalu.
Media cetak ternama Italia, Calciomercato, mengklaim jika Mandzukic menolak tawaran gabung Man United, lantaran ia tidak merasa bakal mendapat kepercayaan penuh dari Mourinho. Dalam hal ini tentunya soal menit bermain di tim utama.
Apapun itu, Mandzukic akhirnya memilih untuk bertahan di Juventus musim ini dan bekerja di bawah allenatore Massimiliano Allegri di skuat Bianconeri. Eks pemain Bayern Munich dan Atletico Madrid itu sejatinya masih terikat kontrak bersama Juventus hingga musim panas 2020.
Mandzukic sendiri akhirnya membuka keran golnya bersama Juventus musim ini, saat timnya mengalahkan Lazio 2-0 pada laga giornata kedua Liga Italia 2018/2019, Sabtu (25/8/2018) malam WIB.
Di laga tersebut Mandzukic dipercaya tampil sebagai starter, usai hanya jadi pemain pengganti saat Juventus menekuk Chievo 3-2 di laga pekan pembuka Liga Italia 2018/2019.
Berita Terkait
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Juventus Incar Emil Audero, Como Pasang Badan: Kiper Timnas Indonesia Tak Dijual!
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan