Suara.com - Pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique mengaku puas dengan permainan menyerang diperagakan skuatnya saat menghancurkan Kroasia 6-0 di ajang UEFA Nations League. Luis Enrique menegaskan bahwa dirinya tidak punya kritikan untuk para pemainnya.
Spanyol meraih hasil mengejutkan dalam laga lanjutan UEFA Nations League. Saat menjamu Kroasia di di Estadio Manuel Martínez Valero, Rabu (12/9/2018) dinihari WIB, Spanyol berpesta gol dengan menang enam gol tanpa balas atas finalis Piala Dunia 2018 ini.
Setengah lusin gol Spanyol ke gawang Kroasia disumbangkan oleh Saul Niguez, Marco Asensio, Rodrigo, Sergio Ramos, dan Isco, serta satu gol bunuh diri Lovre Kalinic. Kini Spanyol memimpin klasemen Grup 4 Liga A UEFA Nations League dengan enam poin dari dua laga.
Pelatih Luis Enrique pun senang dengan performa skuatnya. "Kami menghadapi Kroasia, tim yang menekan dengan sangat baik, dan kami sempat merasa sulit untuk keluar memainkan bola, tetapi setelah 20 menit segalanya berubah," kata pelatih Spanyol itu usai pertandingan.
"Kami memainkan sepak bola cepat dan vertikal, kami baik di antara garis. Ramos dapat mengubah arah, bek sayap kami bergerak, Asensio yang luar biasa dengan gol dan operasinya, kecepatan dan penyelesaian Rodrigo, Busi mampu membawa bola keluar. Saya tidak punya kritikan. Saya suka hampir segalanya," ujar Luis Enrique.
"Sangat sulit untuk mengatasi tim yang menekan seperti Kroasia. Mereka mampu mencetak gol, tetapi kemudian kami lebih unggul. Sangat sulit untuk menghentikan kami ketika mereka bermain seperti ini," pungkas pelatih timnas Spanyol ini. (Football Espana)
Berita Terkait
-
72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja
-
Dikira Enak Hidup di Spanyol, Migran Maroko Pilih Balik Kanan karena Kelaparan di Enklave Ceuta
-
57 Orang Tewas Terobos Eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan