Suara.com - Dikabarkan menunggak gaji pelatih timnas Indonesia Luis Milla Aspas, PSSI tidak menampik. PSSI membenarkan pihaknya belum membayar gaji Milla selama tiga bulan, sekitar Rp6,9 miliar.
Namun PSSI menegaskan akan segera membayar gaji mantan pemain Barcelona dan Real Madrid yang saat ini berada di Spanyol.
Hal itu disampaikan oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Refrizal. Menurutnya, PSSI belum sempat membayarkan gaji tersebut lantaran Milla langsung pulang ke Spanyol usai Indonesia disingkirkan Uni Emirat Arab di babak 16 besar Asian Games 2018.
"Pasti kami bayar, kemarin kan masalahnya dia langsung pulang dan mungkin dia menenangkan diri. Kami juga melihat bagaimana cara kalah kita kemarin, penalti, wasit dan merugikan kita semua," kata Refrizal saat dihubungi, Kamis (12/9/2018).
Sebagaimana diketahui, PSSI memutuskan untuk memperpanjang kontrak Luis Milla selama satu tahun. Milla akan diberi tugas untuk memimpin timnas Indonesia di Piala AFF 2018 dan SEA Games 2019.
Namun, hingga saat ini belum ada jawaban dari Milla. Refrizal membantah jika tunggakan gaji menjadi penyebab alotnya negosiasi antara PSSI dengan Milla.
"Bukan masalah gaji, Milla dia baik, terbuka dan ramah dengan kami. Dia kan juga punya pilihan untuk melatih, kalau ada tawaran lebih baik di negaranya, tentu ada pertimbangan dan kami hargai itu," tambahnya.
"Tetapi kami juga apresiasi bagaimana dia membangun sepak bola kita jadi lebih baik dan jarang orang yang mau berkorban. Dia juga didukung oleh masyarakat Indonesia," tambahnya.
Baca Juga: Taklukkan Dunia, Pembuktian Dul Jaelani Bisa Main Musik Zaman Now
Berita Terkait
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Dirilis, Peluang Timnas Indonesia Juara Terbuka Lebar
-
Bukan Hanya Malaysia, Timnas Indonesia Juga Bisa Naturalisasi Produk Akademi Arsenal
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
-
Pelatih Persija Mauricio Souza Masih Aman dari Pemecatan
-
Arne Slot Andalkan Magis Anfield untuk Comeback Lawan PSG
-
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bikin Timnas Indonesia Auto Juara?
-
Jelang Duel Klasik Lawan Persija Jakarta, Striker Persebaya Surabaya Tebar Psywar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI