-
Igor Tolic resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Persib Bandung menggantikan posisi Bojan Hodak.
-
Manajemen Persib memilih Tolic demi menjaga stabilitas taktis dan kesinambungan filosofi Eropa Timur.
-
Pelatih pemegang lisensi Pro ini berpengalaman di Asia dan gemar menerapkan formasi 4-2-3-1.
Suara.com - Persib Bandung bergerak cepat mengamankan kestabilan taktik tim dengan menunjuk Igor Tolic sebagai juru taktik baru. Juru strategi asal Kroasia ini resmi diplot untuk menggantikan peran yang ditinggalkan kompatriotnya, Bojan Hodak.
Langkah krusial ini diambil manajemen guna memastikan transisi kepemimpinan di ruang ganti berjalan tanpa gejolak. Kehadiran Tolic diharapkan mampu mempertahankan karakter permainan disiplin yang menjadi identitas Maung Bandung.
Manajemen Pangeran Biru menilai kedekatan kultural dan pemahaman taktis menjadi alasan utama penunjukan pria berusia 48 tahun ini. Stabilitas performa menjadi target mutlak yang tidak bisa ditawar dalam mengarungi kompetisi mendatang.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan mengatakan penunjukan Igor Tolic menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas dan daya saing tim.
"Coach Igor memahami kultur tim, mengenal karakter pemain, dan telah menjadi bagian dari perjalanan sukses yang diraih bersama dalam beberapa musim terakhir. Kami perceya kesinambungan dan adaptasi merupakan modal penting dalam menghadapi babak baru ke depan," terang dia dikutip dari laman resmi Persib, Selasa (26/5).
Lahir pada 25 September 1977, Tolic datang dengan modal reputasi mentereng sebagai pemegang UEFA Pro License. Sertifikasi tertinggi ini menjadi garansi kualitas ramuan strategi yang akan ia terapkan di lapangan.
Secara taktis, pelatih yang gemar memakai formasi 4-2-3-1 ini dikenal sangat mengutamakan keseimbangan tim. Keseimbangan antara kerapian lini tengah dan kreativitas sektor serang menjadi fondasi utama dalam skemanya.
Rekam jejak karier Tolic juga membuktikan bahwa ia bukan sosok yang asing dengan tekanan tinggi. Setelah mematangkan ilmu kepelatihannya di kompetisi domestik Kroasia, ia memberanikan diri melebarkan sayap ke luar negeri.
Pengalaman melatih di kawasan Timur Tengah dan beberapa klub Asia menjadi modal berharga bagi dirinya. Jam terbang lintas budaya tersebut membuatnya dinilai tidak akan membutuhkan waktu lama untuk menjinakkan atmosfer unik Liga 1.
Baca Juga: Bojan Hodak Resmi Tinggalkan Kursi Pelatih Persib Bandung
Filosofi sepak bola Eropa Timur yang identik dengan kekuatan fisik dan organisasi pertahanan rapat akan tetap dipertahankan. Pendekatan pragmatis namun mematikan ini diprediksi membuat Persib tetap menjadi kekuatan yang menakutkan.
Pergantian nakhoda di kubu Persib Bandung terjadi setelah masa tugas Bojan Hodak resmi berakhir. Hodak sendiri telah meletakkan fondasi tim yang sangat kokoh selama beberapa musim terakhir di Bandung.
Manajemen enggan merombak total fondasi yang sudah ada agar momentum positif tim tidak terputus. Oleh karena itu, mencari suksesor dengan latar belakang ideologi sepak bola yang sama menjadi pilihan paling logis.
Melalui penunjukan Igor Tolic, Persib Bandung menegaskan ambisinya untuk terus berada di jalur pemburu gelar juara. Kini, publik menantikan pembuktian tangan dingin Tolic dalam meramu komposisi mewah skuad Pangeran Biru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis
-
Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026