Suara.com - Evan Dimas Darmono menjadi salah satu pemain Indonesia yang memilih berkarier di luar negeri. Evan Dimas saat ini membela Selangor FA untuk bermain di Liga Super Malaysia.
Selain Evan, ada pula Ilham Udin Armyn yang menjadi rekan setimnya di Selangor FA, David Laly (Felcra FC, Malaysia), Terens Puhiri (Port FC, Thailand), Ryuji Utomo (PTT Rayong, Thailand), Yanto Basta (Khon Khaen FC, Thailand), dan terkini Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk, Polandia).
Berkarier di negeri orang ternyata memberikan Evan banyak pelajaran. Pemain berusia 23 tahun itupun mengajak pemain Indonesia untuk mencoba berkarier di luar negeri jika ada kesempatan.
Dua pemain Timnas Indonesia U-23, Muhammad Hargianto dan Saddil Ramdani, dianggap Evan telah memenuhi syarat untuk berkarier di luar negeri. Oleh sebab itu, kedua pemain tersebut harus berusaha agar bisa mendapat kesempatan itu.
"Tentu banyak ya, dari Timnas U-19 dan Timnas U-23 banyak sekali pemain Indonesia. Yang penting kita pemain Indonesia harus siap mental, berani saja. Problem kita, tidak berani dari hati kita pingin bermain di negeri sendiri terus," kata Evan Dimas.
"Banyaklah yang pantas bermain di luar negeri. Seperti Hargianto, Saddil Ramdani kan, harus main di sana juga," jelasnya.
Namun, masa depan Evan di Selangor FA masih belum jelas. Bersama dengan Ilham Udin, eks Bhayangkara FC ini kontraknya akan habis pada akhir November 2018.
Berita Terkait
-
Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi
-
Saddil Ramdani Bongkar Kunci Taktis Redam Kekuatan Oman Malam Ini
-
Latihan Perdana Timnas Indonesia Dimulai, Marselino hingga Saddil Langsung Digeber John Herdman
-
Intip Performa Saddil Ramdani Bersama Timnas Indonesia, Siap Bangkit di Era John Herdman
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan